Kenaikan BI Rate Berpotensi Pengaruhi Penerbitan Obligasi Multifinance

idxchannel.com
23 jam lalu
Cover Berita

Kenaikan BI Rate berpotensi memengaruhi penerbitan obligasi perusahaan multifinance antara lain karena dapat meningkatkan biaya dana.

Kenaikan BI Rate Berpotensi Pengaruhi Penerbitan Obligasi Multifinance (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, kenaikan BI Rate berpotensi memengaruhi penerbitan obligasi perusahaan multifinance antara lain karena dapat meningkatkan biaya dana.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya Agusman mengatakan, kondisi tersebut dapat mendorong perusahaan multifinance untuk lebih berhati-hati dalam melakukan penerbitan obligasi.

Baca Juga:
Fullerton Health Rampungkan Akuisisi AdMedika Group, Perkuat Penyediaan Layanan Kesehatan

"Dalam menyikapi kondisi tersebut, perusahaan multifinance perlu memperkuat pengelolaan risiko suku bunga, antara lain melalui diversifikasi sumber pendanaan dan penguatan efisiensi pendanaan," tuturnya dalam jawaban tertulis Senin (8/6/2026).

Kenaikan suku bunga juga berpotensi memengaruhi kemampuan bayar debitur, khususnya pada pembiayaan dengan skema floating rate, sehingga dapat berdampak terhadap tingkat kredit bermasalah.

Baca Juga:
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026

Oleh karena itu, perusahaan multifinance perlu melakukan langkah-langkah mitigasi risiko yang diperlukan.

Untuk menjaga kualitas pembiayaan, perusahaan multifinance antara lain perlu memperkuat analisis kelayakan debitur, melakukan pemantauan portofolio secara intensif, serta menerapkan mitigasi risiko yang memadai.

Baca Juga:
MSIG Life Bayarkan Klaim Kesehatan dan Meninggal Dunia Rp227,29 Miliar hingga Maret 2026

"Sumber pendanaan multifinance pada April 2026 masih didominasi oleh perbankan dengan nilai sebesar Rp282,06 triliun atau 74,52 persen dari total sumber pendanaan industri multifinance," kata dia.

(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
BSI (BRIS) Perkuat Pengembangan Wakaf Produktif

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jamaah Haji Tamu dari 104 Negara Tinggalkan Madinah Usai Ziarah ke Masjid Nabawi
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dipolisikan Ratu Sofya, Reza Aditya Bakal Laporkan Balik Sang Aktris?
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Nanik Sebut BGN Akan Diisi Ahli Gizi
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Kemenpar usulkan pendampingan penanganan sampah hotel, restoran, kafe
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
BRI (BBRI) Pastikan Fundamental Perbankan Tetap Kuat usai BI Rate Naik ke 5,5%
• 6 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.