JAKARTA, KOMPAS.com - Bau menyengat dari saluran air maupun sarang tikus dan kecoak menjadi makanan sehari-hari para pekerja pest control atau pembasmi hama.
Bermodalkan cairan kimia dan alat pelindung diri (APD), mereka menyusuri sarang-sarang hama di perumahan, apartemen, restoran, gedung perkantoran, dan lain sebagainya.
Di balik kota Jakarta yang tampak bersih dan nyaman, ada perjuangan sunyi para pekerja pest control yang mempertaruhkan tenaga, waktu, dan kesehatan demi menjaga lingkungan tetap terbebas dari ancaman hama.
Baca juga: Bantahan Influencer Keanu Terima Uang Endorse Hanania Travel: Hanya Berangkatkan Umrah
Salah satu petugas sekaligus pemilik usaha jasa pest control, Satria (27), mengaku sudah menggeluti profesi sebagai pembasmi hama sejak 2016 silam.
KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU Proses petugas pest control membasmi tikus di lingkungan perumahan. Senin, (8/6/2026).
Pekerjaan itu dipilihnya karena ia sempat kesulitan mendapatkan pekerjaan selepas lulus Sekolah Menengah Atas (SMA),
"Awalnya melamar secara acak karena saya lulusan SMA. Ternyata diterima di perusahaan pest control," ungkap dia ketika berbincang dengan Kompas.com di wilayah Depok, Jawa Barat, Senin (8/6/2026).
Satria mengaku tak hanya bekerja di satu perusahaan pest control. Ia sempat berpindah-pindah tempat kerja sebanyak tiga kali untuk menambah pengalaman sampai akhirnya membuka usaha sendiri.
Pekerjaan penuh risiko
Satria mengaku bahwa bekerja sebagai pembasmi hama di wilayah perkotaan tidak mudah, karena penuh dengan risiko.
Menurut dia, para pekerja pest control harus bersentuhan langsung dengan bahan-bahan kimia.
"Kalau yang umum seperti obat nyamuk, bahan aktifnya adalah cypermethrin. Untuk antirayap, kami menggunakan imidacloprid atau fipronil. Sedangkan untuk fumigasi, biasanya menggunakan sulfur, metil, atau phosphine," tutur Satria.
Selain harus bersentuhan langsung dengan bahan kimia, para pekerja pest control kerap kali bekerja tanpa mengenal waktu.
Sebab, untuk membasmi hama, waktu pengerjaannya harus disesuaikan dengan lokasinya.
Baca juga: Pesan Jakmania: Strategi Shin Tae Yong Harus Lebih Agresif di Persija
Apabila yang dibersihkan merupakan rumah tinggal, proses pengerjaannya bisa dilakukan pagi hingga sore hari.
Namun, jika mendapatkan orderan di sebuah restoran, para pekerja pest control baru bisa membasmi hama ketika tempat itu sudah tutup seperti tengah malam.
Begitu pula ketika mendapat pekerjaan membasmi hama di gedung perkantoran, maka Satria dan tim baru bisa bekerja menjelang tengah malam ketika lokasi tersebut sudah sepi.