JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah fakta terkait tewasnya ATP (26), perempuan yang jatuh dari lantai 27 Apartemen Green Pramuka City, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Sabtu (6/6/2026), mulai terungkap.
Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan mengatakan, ada dugaan ATP mengakhiri hidupnya.
Dugaan itu muncul berdasarkan hasil penyelidikan terhadap peristiwa dan pemeriksaan tiga orang saksi, yakni pacar korban, seorang perantara yang menyewakan kamar apartemen atau broker kepada ATP, dan seorang sekuriti apartemen.
Baca juga: Lowongan Kerja Padat Karya, Harapan Baru bagi Warga DKI yang Masih Menganggur
"Iya benar untuk (dugaan) bunuh diri. Tapi penyebab kematian kami menunggu hasil visum," ujar Pengky saat dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan WhatsApp, Senin (8/6/2026).
Ia bilang, jenazah ATP masih berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat untuk keperluan autopsi.
Selain itu, sebelum ditemukan terjatuh dan meninggal di tempat, ATP sempat mengirimkan pesan singkat kepada pacarnya yang mengindikasikan sikap menyerah.
"Korban mengirimkan pesan WhatsApp berisi kata-kata menyerah. Pacar korban menanyakan maksud pesan tersebut kepada korban, tetapi tak ada respons," jelas Pengky.
Beberapa jam kemudian, pacar korban kembali mendapatkan pesan WhatsApp dari ATP.
Namun, pesan tersebut dikirim oleh seseorang yang mengaku sebagai petugas keamanan apartemen menggunakan telepon genggam milik ATP.
"Pacar korban mendapatkan chat WhatsApp menggunakan HP korban yang mengaku dari sekuriti dan mengabarkan pemilik HP ini/ atau korban sudah tewas," jelas Pengky.
Usai menerima pesan tersebut, pacar ATP mengajak orangtua korban segera menuju apartemen Green Pramuka City.
Sesampainya di lokasi, mereka sempat meminta akses untuk masuk ke unit apartemen yang disewa ATP di lantai 27. Namun, tidak ada respons dari dalam unit tersebut.
Pada saat yang sama, mereka memperoleh informasi bahwa ada seseorang yang ditemukan tergeletak meninggal dunia di area bawah apartemen.
Baca juga: Di Balik Tempat Bebas Hama, Ada Perjuangan Sunyi Pekerja Pest Control
"Lalu mereka (pacar ATP dan orangtua ATP) bergegas ke lantai bawah untuk memeriksa," tutur Pengky.
Terjatuh di pintu masuk parkiran mallSementara itu, titik yang menjadi lokasi ATP jatuh dari lantai 27 berada di pintu masuk menuju parkiran motor mal Green Pramuka Square.
Lokasi tersebut berdampingan dengan tower Nerine Kompleks Apartemen Green Pramuka City dan sebuah minimarket.
Salah satu sekuriti Tower Nerine, Ade, sempat menunjukkan bagian atas pintu masuk parkiran motor yang ditutup oleh atap seng.
Pada salah satu bagian atap itu terlihat bolong dengan ukuran memanjang sekitar 2 meter dengan lebar 50 sentimeter (cm).
Ade mengatakan, atap yang bolong itu akibat tertimpa tubuh ATP saat jatuh dari lantai 27 apartemen.





