REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Belanda menerima kabar kurang menggembirakan menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Bek serbabisa Jurrien Timber dipastikan tidak akan memperkuat De Oranje pada turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Penyebabnya, Timber gagal pulih sepenuhnya dari cedera pangkal paha yang telah mengganggunya dalam beberapa bulan terakhir.
Kepastian tersebut diumumkan Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) melalui akun resmi OnsOranje pada Senin (8/6/2026).
Baca Juga
Modal Berharga ke Piala Dunia 2026, Prancis dan Belanda Menang dalam Laga Uji Coba
Grup F Piala Dunia 2026: Belanda Unggulan, Jepang dan Swedia Siap Menantang
Van Dijk Jadi Kapten, Belanda Siap Bidik Trofi Dunia Pertama
"Jurrien Timber tidak mengalami kemajuan yang cukup untuk berpartisipasi dalam turnamen dengan cara yang bertanggung jawab secara medis," demikian pernyataan KNVB.
Absennya pemain Arsenal berusia 24 tahun itu menjadi pukulan bagi pelatih Ronald Koeman yang tengah mempersiapkan skuad terbaiknya untuk menghadapi persaingan di Grup F. Belanda tergabung bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia pada fase grup Piala Dunia 2026.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Timber sebenarnya berupaya menuntaskan musim bersama Arsenal meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih. Ia bahkan tampil selama 54 menit pada final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada 30 Mei lalu. Namun, tim medis menilai kondisinya belum memungkinkan untuk menjalani turnamen panjang dengan intensitas tinggi seperti Piala Dunia.
Kehilangan Timber membuat Koeman harus melakukan penyesuaian di lini belakang. Sebagai pengganti, pelatih berusia 63 tahun itu memanggil bek Sunderland, Lutsharel Geertruida, untuk masuk ke dalam skuad Belanda.
Geertruida diharapkan mampu menambah kedalaman dan fleksibilitas pertahanan De Oranje, terutama karena ia dapat bermain di beberapa posisi di lini belakang.
Belanda dijadwalkan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Jepang pada laga pembuka Grup F di Dallas, Senin (15/6/2026). Setelah itu, tim Oranye akan melanjutkan persaingan dengan menghadapi Swedia dan Tunisia demi mengamankan tiket ke fase gugur.
Bagi Belanda, absennya Timber menjadi kehilangan yang cukup signifikan. Dalam beberapa tahun terakhir, ia berkembang menjadi salah satu pemain kunci berkat kemampuannya bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan. Meski demikian, Koeman berharap skuad yang ada tetap mampu menjaga kekuatan tim dan bersaing untuk melangkah jauh di turnamen empat tahunan tersebut.