Washington: Wasit Somalia, Omar Abdulkadir Artan, dilaporkan ditolak masuk ke Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan.
Menurut laporan media lokal dan media sosial penolakan dikeluarkan hanya beberapa hari sebelum ia dijadwalkan memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026.
“Meskipun dipilih oleh FIFA untuk memimpin pertandingan di turnamen tersebut, Artan dilaporkan menghadapi kesulitan mendapatkan visa,” sebut laporan itu, dikutip dari Anadolu, Selasa 9 Juni 2026.
Kedutaan Besar Somalia di Nairobi, Kenya, mengatakan pada Jumat bahwa mereka telah memfasilitasi perjalanan Artan dengan paspor diplomatik, menurut laporan yang beredar di media sosial.
Artan melakukan perjalanan dari Istanbul ke Miami pada Sabtu 6 Juni 2026 untuk menghadiri seminar FIFA untuk para wasit menjelang Piala Dunia. Namun, ia dilaporkan ditolak masuk saat tiba di AS karena alasan yang tidak diketahui dan dikembalikan ke Istanbul pada Minggu 7 Juni 2026.
Media lokal melaporkan bahwa Kepala Wasit di Asosiasi Sepak Bola Somalia telah secara resmi menghubungi FIFA mengenai insiden tersebut. FIFA dilaporkan telah mengakui masalah tersebut dan mengatakan akan menanggapi sesegera mungkin. Belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh FIFA, otoritas Somalia, atau pejabat AS.
Artan baru-baru ini dinobatkan sebagai Wasit Terbaik Afrika untuk tahun 2025 di CAF Awards di Rabat, Maroko, yang diselenggarakan oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika. Ia akan menjadi wasit Somalia pertama yang terpilih untuk memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA.
Sebuah proklamasi yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 4 Juni 2025, sepenuhnya membatasi masuknya warga negara Somalia ke negara tersebut, dengan menyatakan: “Masuknya warga negara Somalia ke Amerika Serikat sebagai imigran dan non-imigran dengan ini sepenuhnya ditangguhkan.”




