JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menggelar operasi besar-besaran untuk menertibkan parkir liar dan juru parkir (jukir) liar di sejumlah titik di Ibu Kota pada Senin (8/6/2026).
Operasi gabungan tersebut dilaksanakan serentak oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Satpol PP, TNI, Polri, serta sejumlah instansi terkait.
Penertiban dilakukan di berbagai lokasi yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat akibat maraknya parkir liar.
Baca juga: Sah! Nanik Jadi Kepala BGN, Apa Janji-janjinya?
Dalam operasi itu, petugas menerapkan dua metode penindakan, yakni Operasi Cabut Pentil (OCP) untuk kendaraan roda dua yang ditinggalkan pemiliknya dan penderekan terhadap kendaraan roda empat yang melanggar aturan parkir.
Digelar Serentak di Lima Wilayah JakartaOperasi yang dipimpin Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, dimulai pukul 10.00 WIB dari area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Budi mengatakan, operasi penertiban parkir liar akan berlangsung selama sepekan, yakni mulai 8 hingga 14 Juni 2026, dan dilaksanakan secara serentak di lima wilayah kota administrasi Jakarta.
“Kita akan lakukan ini selama satu minggu, dari Senin sampai hari Minggu (14/6/2026) ini," ujar Budi di kawasan Monas.
Ia menjelaskan, pada pekan kedua Juni operasi akan digelar tiga kali dalam sepekan. Adapun pada pekan ketiga Juni, penertiban dilakukan dua kali dalam sepekan.
“Dan setelah itu kita akan evaluasi hasil penertiban ini," tegasnya.
Secara khusus, operasi menyasar 15 titik yang dinilai rawan parkir liar di lima wilayah Jakarta.
Di Jakarta Barat, penertiban dilakukan di wilayah Cengkareng, Kalideres, dan Kembangan. Di Jakarta Pusat, operasi menyasar wilayah Kebon Sirih, Wahid Hasyim, dan Thamrin City.
Sementara di Jakarta Selatan, penertiban dilakukan di wialyah Casablanca, Rasuna Said, dan Dr Satrio.
Untuk Jakarta Utara, lokasi yang menjadi sasaran adalah Kelapa Gading, Pademangan, dan Tanjung Priok. Sedangkan di Jakarta Timur penertiban dilakukan di Jatinegara Timur, Jatinegara Barat, dan sekitar Stasiun Jatinegara.
Baca juga: Cuaca Jakarta Hari Ini: Mayoritas Wilayah Cerah, Udara Panas hingga 35 Derajat
Ribuan Aduan Warga soal Parkir LiarBudi mengungkapkan operasi ini digelar sebagai respons atas tingginya keluhan masyarakat terkait parkir liar dan jukir liar di Jakarta.
Berdasarkan data Cepat Respon Masyarakat (CRM) sepanjang April 2026, terdapat ribuan laporan warga mengenai parkir liar.





