REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi mengumumkan bahwa seluruh jamaah haji tamu dari 104 negara yang dijamu dalam Program Penjaga Dua Masjid Suci untuk Haji, Umrah, dan Kunjungan telah pulang setelah melaksanakan ibadah haji dan berziarah ke Masjid Nabawi.
Alriyadh Daily pada Ahad (7/6/2026) melaporkan, jamaah haji berangkat melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, melalui sistem layanan yang efisien dan terorganisasi dengan baik. Perjalanan ibadah mereka juga mencakup program budaya dan kunjungan lapangan ke berbagai lokasi bersejarah dan Islami di Makkah dan Madinah sebagai bagian dari layanan terpadu yang disediakan kementerian sesuai arahan kepemimpinan Arab Saudi.
Baca Juga
Pulang ke Tanah Air, Jamaah Haji Diminta Waspada Tujuh Gejala Penyakit Utama
Tiba di Madinah, Jamaah Haji RI Gelombang Kedua: Kami tak Mengira Sedekat Ini ke Masjid Nabawi
Di Madinah, Jamaah Haji Dianjurkan Berziarah ke Makam Rasulullah dan Perbanyak Shalawat
Para tamu undangan menyampaikan rasa terima kasih kepada Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdul Aziz Al Saud, atas perhatian, kepedulian, dan keramahan yang mereka terima sehingga dapat menunaikan ibadah haji dengan mudah dan nyaman.
Mereka menegaskan kepemimpinan Arab Saudi terus berupaya memperkuat nilai-nilai persaudaraan Islam dengan mendukung umat Muslim, membela kepentingan mereka, dan memperhatikan berbagai kebutuhannya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sebelumnya, lensa kamera Kantor Berita Saudi (SPA) mendokumentasikan kedatangan jamaah di Masjid Nabawi untuk melaksanakan Sholat Jumat pertama setelah menyelesaikan puncak ibadah haji. SPA juga mendampingi penerbangan Security Aviation yang memantau pergerakan jamaah dan pengunjung sebelum serta sesudah Sholat Jumat di tengah sistem keamanan dan pelayanan terpadu yang disediakan otoritas terkait.