Gempa di Sulut, Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman

viva.co.id
20 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pasokan energi tetap berjalan aman pascagempa 7,7 magnitudo di Filipina Selatan dan wilayah Sulawesi Utara.

Integrated Terminal Manager Bitung, Arman Prastiono mengungkapkan bahwa sesaat setelah gempa terjadi, Pertamina langsung mengaktifkan prosedur tanggap darurat untuk memastikan keselamatan pekerja, mitra kerja, serta keandalan fasilitas operasional.

Baca Juga :
Anggota DPR Dukung Implementasi Bioetanol E5, Dorong Ketahanan Energi Komoditas Nasional
Gempa Filipina, 19 Orang Tewas dan Ratusan Luka

"Kami terus memantau perkembangan situasi pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi pada Senin pagi (8/6) dan sempat berpotensi menimbulkan tsunami pada sejumlah wilayah Sulut," kata di Bitung, Senin malam. 9 juni 2026.

Dia mengatakan, Sebagai langkah mitigasi, seluruh pekerja dan mitra kerja sempat dikumpulkan di titik kumpul (master point) sesuai prosedur keselamatan.

"Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi kedaruratan. Setelah getaran mereda, tim langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan fasilitas operasional. Hasil pengecekan menunjukkan fasilitas utama Integrated Terminal Bitung dalam kondisi aman dan siap mendukung penyaluran energi kepada masyarakat," ujar Arman.

Menurutnya, tim HSSE, Security, dan Reliability Station juga melakukan patroli serta pemeriksaan area fasilitas dan jalur pipa untuk memastikan tidak terdapat dampak sehingga berpengaruh pada aspek keselamatan maupun operasional.

Pertamina juga terus mengantisipasi potensi gempa susulan dengan melakukan pemantauan kondisi lapangan secara berkala serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan situasi.

Arman menjelaskan bahwa sebagai langkah antisipatif terhadap potensi tsunami, operasional Fuel Terminal Tahuna untuk sementara dihentikan mengikuti arahan pemerintah daerah, BPBD, dan otoritas terkait setempat.

Berdasarkan hasil pengecekan awal, fasilitas operasional Fuel Terminal Tahuna berada dalam kondisi aman dan tidak mengalami dampak yang mengganggu keandalan sarana maupun infrastruktur penyaluran energi.

Operasional Fuel Terminal Tahuna akan kembali dijalankan setelah terdapat informasi resmi dari BMKG dan instansi berwenang yang menyatakan kondisi telah aman untuk beroperasi.

Sementara itu, fasilitas operasional Pertamina lainnya di wilayah terdampak seperti Integrated Terminal Bitung, Integrated Terminal Gorontalo, dan Aviation Fuel Terminal (AFT) Sam Ratulangi telah dilakukan pemeriksaan menyeluruh dan terpantau dalam kondisi aman.

Baca Juga :
Penampakan Kerusakan Gempa Sangihe, Gereja Rusak hingga Rumah Warga Nyaris Ambruk
BMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Magnitudo 7,7 di Sangihe
Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa Bumi di Filipina

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Misteri Paspor Jemaah Haji Berserakan di Serpong Tangsel, Hilang Saat Imigrasi Datang
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Tegaskan Ayahnya Bukan Sosok yang Dituduhkan
• 21 jam laluintipseleb.com
thumb
Bukan Marselino Ferdinan Apalagi Beckham Putra, Ini Pemain Muda Tumpuan John Herdman untuk Masa Depan Timnas Indonesia
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Keanu Angelo Diperiksa 6 Jam Terkait Endorse Hanania Group
• 17 jam laludisway.id
thumb
Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah Pagi Ini
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.