Bursa Asia Rebound, Kospi Korsel Melesat 3 Persen

idxchannel.com
19 jam lalu
Cover Berita

Bursa saham Asia cenderung menguat pada perdagangan Selasa (9/6/2026), seiring membaiknya sentimen investor setelah rebound saham-saham teknologi global.

Bursa Asia Rebound, Kospi Korsel Melesat 3 Persen. (Foto: Reuters)

IDXChannel - Bursa saham Asia cenderung menguat pada perdagangan Selasa (9/6/2026), seiring membaiknya sentimen investor setelah rebound saham-saham teknologi global.

Penguatan dipimpin oleh pasar Korea Selatan. Indeks KOSPI melonjak 3,08 persen ke 7.714,71 setelah anjlok 8,3 persen pada sesi sebelumnya, yang merupakan penurunan harian terdalam dalam tiga bulan terakhir.

Baca Juga:
IHSG Berpotensi Uji Resistance di 5.500, Perhatikan Analisa BMRI, TPIA, hingga BUMI

Kenaikan tersebut didorong aksi beli pada saham-saham teknologi dan semikonduktor yang sebelumnya tertekan.

Bahkan pada awal perdagangan, KOSPI sempat melesat hampir 5 persen hingga memicu penerapan mekanisme sidecar, yakni pembatasan sementara perdagangan yang dirancang untuk meredam volatilitas pasar.

Baca Juga:
BEI Dorong Free Float 15 Persen agar Saham Likuid dan Harganya Wajar

Sentimen positif juga datang dari Wall Street. Saham-saham teknologi Amerika Serikat (AS) bangkit pada perdagangan Senin setelah aksi jual tajam pada akhir pekan lalu.

Indeks Nasdaq ditutup naik 0,9 persen, didukung lonjakan saham-saham chip setelah investor memanfaatkan koreksi harga untuk melakukan akumulasi.

Baca Juga:
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Turun ke Rp2.733.000 per Gram

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turut menguat 0,50 persen ke 64.342,87, mengakhiri tren pelemahan selama tiga hari berturut-turut.

Mengutip dpa-AFX, kenaikan ditopang saham sektor otomotif, keuangan, dan teknologi, meski masih dibayangi pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Sementara itu, pasar saham China juga bergerak positif dengan indeks Shanghai Composite naik 0,29 persen.

Indeks Straits Times (STI) Singapura menguat 0,85 persen mengikuti membaiknya sentimen regional.

Di sisi lain, tidak semua pasar berada di zona hijau. Indeks Hang Seng Hong Kong terkoreksi tipis 0,10 persen, sedangkan ASX 200 Australia melemah 0,48 persen.

Pelaku pasar juga mencermati data pertumbuhan ekonomi Korea Selatan yang lebih kuat dari perkiraan pada kuartal I-2026.

Data tersebut memperkuat keyakinan bahwa ekonomi yang ditopang ekspor masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian perdagangan global dan perlambatan pertumbuhan dunia. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CV dan PT Tak Lagi Nikmati PPh Final 0,5%, DJP: Pajak Berdasarkan Laba Bersih
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Serap Aspirasi Warga Lewat Jaga Jakarta On The Spot di Jakarta Barat
• 48 menit lalupantau.com
thumb
Saat DPR-Pemerintah Satu Suara Perpanjang Usia Pensiun Kapolri
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Terobosan Baru! Teknologi Infus Canggih Kelas Dunia Kini Dibuat di Indonesia
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
BI rate hike aims at maintaining economic stability: Airlangga
• 13 menit lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.