TNI Eksekusi Pengosongan Rumah di Kompleks Asrama Lenteng Agung, Warga Histeris dan Pingsan

kompas.com
1 minggu lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah personel TNI melakukan eksekusi pengosongan dan pembongkaran permukiman di Asrama Eks Yon Zikon TNI AD, RW 10, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/6/2026) pagi.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, proses pengosongan dan pembongkaran dimulai sekitar pukul 08.00 WIB.

Sedikitnya 20 kendaraan pengangkut personel dan barang serta ratusan personel TNI Angkatan Darat dikerahkan di sepanjang Jalan Lenteng Agung Raya.

Baca juga: 4 Influencer Tak Hadiri Pemeriksaan Kasus Hanania Travel, Termasuk Awkarin

Akibat kegiatan tersebut, Jalan Lenteng Agung Raya ditutup sementara. Pengendara yang hendak menuju arah Depok dialihkan ke lajur kanan yang mengarah ke Universitas Pancasila.

Personel TNI AD kemudian memasuki sejumlah rumah, baik yang masih dihuni maupun yang telah ditinggalkan, untuk melakukan pengosongan.

KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Eksekusi perumahan Asrama eks Yon Zikon TNI AD di kawasan RW 10 Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa (9/6/2026) pagi.
Berbagai perabotan rumah tangga, mulai dari lemari, kasur, kulkas, dispenser, hingga barang-barang lainnya, diangkut keluar dari rumah.

Di lokasi yang sama, sejumlah petugas PT PLN juga terlihat mencopot instalasi listrik dari rumah-rumah yang akan dibongkar.

Kedatangan personel TNI memicu reaksi emosional dari sebagian warga yang masih menempati rumah tersebut. Sejumlah warga tampak menangis dan berteriak saat rumah mereka mulai dikosongkan.

Salah seorang warga lanjut usia (lansia) yang mengaku sebagai istri seorang purnawirawan TNI meminta agar proses penggusuran ditunda.

"Saya istri Kolonel Muksinin, tolong hargai suami saya sudah bertugas ke Irian Jaya Papua, berdarah-darah, sekarang rumah kami digusur paksa, tolong kasih kami waktu," ucap salah lansia tersebut.

Baca juga: Misteri Paspor Jemaah Haji Berserakan di Serpong Tangsel, Hilang Saat Imigrasi Datang

Sementara itu, rumah-rumah di sekitar lokasi mulai dibongkar dan perabotannya dikeluarkan oleh petugas.

Barang-barang milik warga terlihat ditumpuk di tepi jalan sebelum diangkut menggunakan truk bak terbuka milik Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekang AD).

Dalam proses tersebut, beberapa warga dilaporkan pingsan karena syok melihat rumah mereka dibongkar.

Salah satunya Sulis, warga yang baru pulang dari kantor kelurahan dan mendapati barang-barang di dalam rumahnya telah dikeluarkan. Saat berjalan menuju rumahnya, Sulis terlihat histeris sampai akhirnya pingsan di tengah jalan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Setelah itu, sejumlah warga bergotong-royong menggendongnya ke area posko warga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR RI Kecam Keras Penganiayaan PMI di Malaysia, Minta Kemlu Lobi Pelaku Dihukum Berat
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini, Rabu 17 Juni 2026
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Harga bensin dan solar di Selandia Baru turun pada Mei
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Madrid Pertahankan Rudiger
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Gibran Rakabuming Raka Mengajak Pelajar dan Guru Menguasai AI untuk Menyongsong Transformasi Digital Indonesia
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.