BRIN Dorong Kampus Bertransformasi Menjadi Pusat Solusi dan Inovasi Bangsa

pantau.com
19 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat transformasi peran perguruan tinggi agar tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga pusat lahirnya solusi dan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, industri, dan pemerintah.

Kepala BRIN Arif Satria menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Road to Campus di Makassar, Selasa, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem inovasi nasional melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.

Menurut Arif, kampus harus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan mengambil peran lebih besar dalam menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi pembangunan nasional.

"Transformasi perguruan tinggi diperlukan, tidak hanya sekadar teaching university, namun perlu berkembang menjadi research university, dan pada akhirnya menjadi innovation university yang mampu menghasilkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat, industri, dan pemerintah,” ungkapnya.

BRIN Perkuat Kolaborasi dan Pendanaan Riset

BRIN menghadirkan berbagai program kolaboratif untuk mendukung transformasi tersebut, mulai dari skema pendanaan riset, Degree by Research, magang riset mahasiswa, Research Assistant, hingga program mobilitas peneliti dan akademisi di tingkat internasional.

Arif menjelaskan masa depan riset Indonesia sangat bergantung pada kolaborasi multipihak, terutama sinergi antara BRIN dan perguruan tinggi.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan talenta unggul, mempercepat hilirisasi inovasi, meningkatkan daya saing nasional, serta menjadikan riset sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Unhas dan UMI Dukung Kampus Jadi Penghasil Solusi

Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dr Jamaluddin Jompa mengatakan BRIN dan Unhas memiliki visi yang sama dalam menjadikan riset sebagai instrumen pembangunan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menyebut kerja sama antara Unhas dan BRIN selama ini telah berlangsung pada berbagai sektor strategis, seperti arkeologi, biodiversitas, kemaritiman, kesehatan, hingga pengembangan material dan biomassa untuk mendukung ekonomi hijau.

Sementara itu, Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof Dr Hambali Thalib menegaskan perguruan tinggi harus berperan sebagai pusat solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.

"Ukuran keberhasilan universitas adalah sejauh mana ilmu pengetahuan mampu menyelesaikan persoalan masyarakat," ujarnya.

Hambali menambahkan UMI tidak ingin hanya menjadi penghasil ijazah, tetapi juga menjadi penghasil solusi yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Produser Film DOSA Usai Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Investor Bisa Nafas Lega, Ada Pengecualian Ini di Aturan Ekspor Baru
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mengenal Maki, Solois Filipina yang Akan Gelar Konser ‘Kolorcoaster’ Perdana di Indonesia
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ini Daftar Film dengan Pendapatan Lebih dari USD1 Miliar di Box Office Global
• 55 menit laluidxchannel.com
thumb
Jadwal Timnas Indonesia vs Mozambik, Tayang di Mana dan Jam Berapa?
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.