Dilantik Jadi WD FT Unhas, Dr Hendra Pachri Usung Transformasi Akademik Menuju Daya Saing Global

terkini.id
4 hari lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc resmi melantik Dr. Eng. Hendra Pachri, S.T., M.Eng., IPU sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik untuk periode 2026–2030.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Gedung Rektorat Unhas, Makassar, Selasa 9 Juni 2026 pagi.

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil yang mengatur bahwa setiap pegawai negeri sipil yang diangkat dalam jabatan wajib dilantik dan mengangkat sumpah jabatan sesuai agama atau kepercayaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Berdasarkan surat undangan Rektor Universitas Hasanuddin Nomor 35375/UN4.1/HM.00.00/2026 tertanggal 8 Juni 2026, Hendra Pachri diundang untuk mengikuti prosesi pelantikan sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik Unhas.

“Sehubungan dengan hal tersebut, dimohon kehadiran Saudara untuk dilantik dan mengangkat sumpah jabatan sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin,” demikian kutipan surat yang ditandatangani Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.

Pelantikan Hendra Pachri menandai dimulainya kepemimpinan baru di bidang akademik dan kemahasiswaan Fakultas Teknik yang diharapkan mampu memperkuat tata kelola pendidikan, meningkatkan kualitas layanan mahasiswa, serta mempercepat pencapaian target internasionalisasi fakultas.

Kepada Makassar Terkini, Hendra Pachri mengusung agenda besar transformasi akademik dan kemahasiswaan untuk menjawab berbagai tantangan pendidikan tinggi di era digital.

Menurutnya, perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), big data, dan transformasi industri global menuntut perguruan tinggi melakukan adaptasi secara cepat dan berkelanjutan.

“Fakultas Teknik harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang sangat cepat. Kita tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga inovatif, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global,” ujar Hendra Pachri yang juga Ketua Badan Khusus Perwakilan Kerukunan Masyarakat Bulukumba Sulawesi Selatan tersebut.

Salah satu fokus utama yang akan dijalankan adalah penguatan implementasi Outcome-Based Education (OBE) di seluruh program studi.

Kurikulum akan terus disesuaikan dengan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, serta tuntutan kompetensi masa depan.

Selain itu, Ketua Umum IKA SMANSA Bulukumba itu juga mendorong penerapan model pembelajaran inovatif melalui hybrid learning, blended learning, project-based learning, dan problem-based learning guna meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.

“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman belajar yang lebih fleksibel, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata. Karena itu, inovasi pembelajaran harus menjadi budaya baru di lingkungan Fakultas Teknik,” katanya.

Di bidang digitalisasi, Fakultas Teknik Unhas akan memperkuat pengembangan smart classroom, Learning Management System (LMS) terintegrasi, pemanfaatan AI-assisted learning, serta sistem analitik akademik berbasis data.

Menurut Hendra, transformasi digital bukan hanya untuk meningkatkan efisiensi layanan akademik, tetapi juga untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.

“Kita ingin membangun ekosistem pembelajaran yang modern, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan generasi masa depan,” ungkapnya.

Tak hanya fokus pada akademik, Hendra juga menempatkan pengembangan mahasiswa sebagai prioritas strategis. Program kemahasiswaan akan diarahkan pada penguatan karakter, kepemimpinan, kreativitas, prestasi, serta peningkatan kesejahteraan dan kesehatan mental mahasiswa.

“Mahasiswa adalah aset utama fakultas. Karena itu, pengembangan kapasitas mahasiswa harus dilakukan secara holistik agar mereka siap menjadi pemimpin dan profesional masa depan,” tuturnya.

Dalam aspek penjaminan mutu, Hendra menargetkan peningkatan jumlah program studi yang memperoleh akreditasi internasional, termasuk melalui skema Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) dan lembaga akreditasi global lainnya.

“Kami ingin lulusan Fakultas Teknik Unhas memiliki pengakuan dan daya saing yang setara dengan lulusan perguruan tinggi terbaik di dunia,” tegasnya.

Melalui berbagai program strategis tersebut, Hendra menargetkan pada tahun 2030 seluruh program studi di lingkungan Fakultas Teknik Unhas telah menerapkan OBE secara penuh, seluruh mata kuliah terintegrasi dalam sistem pembelajaran digital, serta terjadi peningkatan signifikan terhadap kualitas layanan akademik dan kepuasan mahasiswa.

Dengan semangat unggul, kolaboratif, inovatif, dan berdaya saing global, Hendra Pachri optimistis Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin dapat semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan teknik terbaik di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jembatan Kaca Bromo Dibuka saat Libur Sekolah Akhir Juni 2026
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Emak-emak Protes Damkar Bawa Air Bersih untuk Kadis Medan, Ini Penjelasan Damkar
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG: Sleman Berpotensi Hujan Petir Hari Ini 13 Juni 2026, Cek Prakiraan Cuaca DI Yogyakarta
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Maling di Mojokerto Bersurat Lagi ke Korbannya, Kembalikan Uang Hasil Curian
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
5 Berita Terpopuler: Jumlah ASN Capai 6,7 Juta, P3K Teknis dari Satpol PP Seharusnya PNS, Forum Komunikasi Punya Usul
• 10 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.