jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menanggapi kabar sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menghentikan operasionalnya karena belum cairnya anggaran.
Hal itu dia katakan seusai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (8/6).
BACA JUGA: Said Iqbal hingga Nanik Merapat ke Istana untuk Dilantik Prabowo
Menurut Nanik, anggaran sudah dicairkan untuk sebagian SPPG sejak Jumat (5/6) lalu.
“Memang ada beberapa yang Jumat itu sudah dicairkan. Yang Senin ini juga dicairkan,” ucap Nanik.
BACA JUGA: Nanik Buka Kemungkinan Bakal Setop MBG ke Sekolah yang Dianggap Kaya
Selain Jumat lalu, anggaran MBG untuk SPPG juga sudah dicairkan pada Senin (8/6) kemarin.
“Kami dapat laporan Rp 5 triliun ya Ibu, dicairkan hari ini. Jadi, tidak ada masalah, ini masalah teknis saja,” kata dia.
BACA JUGA: Nanik S Deyang Dilantik Jadi Kepala BGN Menggantikan Dadan Hindayana
Sebelumnya, sejumlah SPPG menghentikan operasionalnya karena anggaran yang belum cair.
Salah satunya adalah SPPG di Kota Bandung.
SPPG yang berlokasi di Jalan Sukasenang V, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, itu tidak lagi dapat memproduksi menu MBG karena keterbatasan dana untuk membeli bahan baku.
Perwakilan SPPG, Kurnia, mengatakan operasional dapur terpaksa dihentikan lantaran anggaran yang seharusnya diterima hingga kini belum juga turun.
"Belum (cair), karena anggarannya belum turun, perbaikan regulasi di BGN karena pergantian kepemimpinan," kata Kurnia. (dit/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
BACA ARTIKEL LAINNYA... Apresiasi Pengangkatan Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN, Relawan Emak-Emak Prabowo Dorong Program MBG Tepat Sasaran
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




