Reza Aditya, selaku produser film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, dilaporkan oleh pemeran utamanya sendiri, Ratu Sofya (RS), ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.
Reza Aditya mengaku tak tahu menahu mengenai laporan tersebut. Informasi soal Ratu Sofya melaporkannya ke polisi justru baru Reza ketahui dari awak media.
"Wah! Saya enggak tahu kalau saya dilaporin, beneran. Saya pikir RS sayang sama saya. Saya enggak tahu," kata Reza Aditya di Epicentrum, Jakarta Selatan.
Reza menjelaskan, fokusnya saat ini yaitu kesuksesan film perdana dari HAS Pictures tersebut. Baginya, dinamika dalam sebuah produksi adalah hal yang wajar.
"Ya alhamdulillah bulan ini, bulan Juni mulai tanggal 11 Juni 2026, film Dosa: Penebusan atau Pengampunan akhirnya tayang. Mudah mudahan banyak penontonnya, ini berkah buat kita film maker dan talent yang terlibat," tutur Reza.
Reza mengaku siap mengikuti prosedur hukum yang berlaku sebagai warga negara yang patuh.
"Sebagai warga negara yang baik ya saya, ya kalau misalkan dilaporin saya taat hukum lah. Saya akan dateng kalau emang dipanggil. Kalau dipanggil. Kalau enggak ya saya syuting aja. Gitu kan?" tegas Reza.
Meski ada laporan polisi, Reza memastikan promosi film tetap berjalan sesuai jadwal. Ia tidak ingin masalah pribadi di balik layar mengganggu antusias penonton terhadap karya yang telah mereka kerjakan.
"Berjalan dong (promosinya). Alhamdulillah kita timnya solid, kita semuanya pengin ini sukses gitu ya. Dari teman-teman talent juga semuanya all out banget, kita juga kemarin udah keliling Jawa gitu lima kota semuanya have fun, semuanya happy," tutup Reza.





