EKSKLUSIF: Wamenlu RI Sebut BOP tak Mungkin Dilanjutkan

republika.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta menolak gagasan Board of Peace (BOP) sebagai inisiatif diplomatik pascagenosida Gaza oleh Presiden AS Donald Trump kian tak relevan. Sementara potensi perluasan normalisasi Israel dengan berbagai negara termasuk Indonesia juga berantakan. 

Di tengah memanasnya konflik kawasan, perang Iran-Israel, dan belum adanya arah penyelesaian yang jelas bagi Palestina, Anis Matta menilai pembicaraan mengenai BOP maupun pengiriman pasukan penjaga perdamaian atau International Stabilization Force (ISF) tak memungkinkan.

Baca Juga
  • Wamenlu RI Petakan Tiga Skenario Perang Iran, dari Perdamaian hingga Eskalasi Nuklir
  • Wamenlu RI: Global Sumud Flotilla Adalah Kemenangan Besar Palestina
  • EKSKLUSIF: Wamenlu RI Ungkap Tanda-Tanda Keruntuhan Israel

BOP merupakan inisiatif Trump menghimpun kepala-kepala negara untuk menangani Gaza selesai agresi Israel. Indonesia bersama belasan negara Muslim, juga Israel masuk dalam keanggotaannya. Bergabungnya Indonesia dalam kumpulan itu mendapat penolakan meluas si Tanah Air.

Dalam wawancara khusus dengan Republika di Jakarta, Senin (8/6/2026), Anis menggambarkan bahwa kawasan Timur Tengah saat ini sedang berada di persimpangan tiga kemungkinan skenario. Pertama, tercapainya perdamaian melalui proses negosiasi. Kedua, pecahnya perang yang lebih luas. Ketiga, kondisi "no peace, no war" atau status quo yang ditandai ketegangan berkepanjangan tanpa kesepakatan politik.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menurut dia, justru skenario kedua dan ketiga yang saat ini paling terlihat di lapangan. "Sudah benar sikap pemerintah untuk menunda semua perbincangan tentang BOP. Karena kondisi di lapangan tidak memungkinkan itu dilakukan," kata Anis.

Penundaan tersebut, lanjutnya, tidak hanya berlaku bagi BOP, tetapi juga seluruh paket kebijakan yang terkait dengannya, termasuk kemungkinan pengiriman ISF.

Proses pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon. - (Bea Cukai)

"Termasuk itu semua. Itu kan satu paket semuanya. BOP, ISF ini kan satu paket semuanya. Jadi saya kira ini ditunda," ujarnya.

Anis juga menilai terlalu dini membicarakan implementasi gagasan perdamaian AS-Iran ketika bahkan proses negosiasi yang menjadi dasar penyelesaiannya belum benar-benar dimulai. Menurut dia, perkembangan yang terjadi saat ini baru sebatas upaya menyusun memorandum of understanding (MoU) untuk memulai perundingan.

"Belum perundingannya. Baru MoU untuk berunding. MoU-nya pun belum disepakati. Jadi tidak ada settlement sampai sekarang," katanya. “Karena itu saya membayangkan bahwa ide BOP ini dan ISF menurut saya tidak mungkin dilaksanakan saat ini.”

Runtuhnya Landasan Moral Israel

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasar Puspa Agro Terbengkalai tapi DPRD Jawa Timur Bilang Mulai Untung
• 16 jam lalurealita.co
thumb
BI Rate Naik Jadi 5,5 Persen, Ekonom Nilai Langkah Tepat Jaga Stabilitas Rupiah
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Dasco Kumpulkan Pemimpin BUMN, Semua Kompak Laporkan Kondisinya
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jasa Armada (IPCM) Alokasikan Capex Rp74 miliar untuk Bangun Kapal Baru
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
BPD Hipmi DOB Papua: Kami Tidak Minta Keistimewaan, tapi Hak yang Sama
• 4 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.