KOMPAS.TV - Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Indramayu masih menemukan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). BGN meminta masyarakat turut mengawasi dan melaporkan jika menemukan SPPG yang membuang limbah sembarangan.
Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Indramayu, Ayu Nabila Shintiya, mengatakan sejumlah SPPG saat ini mulai berbenah dan membangun fasilitas IPAL setelah mendapat surat peringatan dari pihak terkait.
BGN juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan lingkungan guna memastikan operasional dapur program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan pencemaran.
Sementara itu, operasional sejumlah SPPG di Kecamatan Kadungora, Garut, Jawa Barat, terhenti sementara. Dapur yang biasanya memproduksi dan menyalurkan makanan bergizi gratis untuk pelajar kini tidak beroperasi karena anggaran dari BGN belum dapat dicairkan.
Akibat penghentian sementara tersebut, sejumlah pelajar penerima manfaat di wilayah setempat untuk sementara tidak menerima jatah makan harian. Camat Kadungora, Muhamad Badar Hamid, menyebut sedikitnya enam dapur mengalami kondisi serupa dan masih menunggu kepastian pencairan dana agar dapat kembali beroperasi.
#BGN #SPPG #MakanBergiziGratis
Baca Juga: Usai Dilantik Nanik Pilih Evaluasi Program MBG Ketimbang Bangun Dapur Baru | SAPA PAGI
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- BGN
- SPPG
- MakanBergiziGratis





