IHSG Sesi 1 Sentuh Kenaikan 5%, Asing Net Buy Rp 179 Miliar

cnbcindonesia.com
16 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Aliran dana asing kembali masuk ke pasar modal Tanah Air seiring dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melompat tinggi.

Sepanjang sesi 1, Selasa (9/6/2026) asing melakukan aksi beli Rp 6,1 triliun dan jual Rp 5,9 triliun, sehingga net foreign sell mencapai Rp 179 miliar. 

Emiten-emiten komoditas menyerap paling besar aliran dana asing. Chandra Asri Pacific (TPIA) menjadi saham yang paling banyak dibeli, yakni Rp 163,3 miliar. Kemudian diikuti oleh Merdeka Copper Gold (MDKA) Rp 90 miliar dan Darma Henwa (DEWA) Rp 61,3 miliar. 


Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar sepanjang sesi 1: 

  1. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp 163,3 miliar
  2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp 90 miliar
  3. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Tbk - Rp 61,3 miliar
  4. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) - Rp 49,6 miliar
  5. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) - Rp 42,1 miliar
  6. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp 41,8 miliar
  7. PT Timah (Persero) Tbk (TINS) - Rp 41,2 miliar
  8. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Rp 26,2 miliar
  9. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) - Rp 26,1 miliar
  10. PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp 26 miliar
Baca: Kejar Free Float, Anak Haji Isam Bakal Lepas 4,8% Saham PGUN

Sementara itu, saham-saham bank jumbo masih banyak dilepas oleh asing. Bank Central Asia (BBCA) menjadi saham dengan net sell terbesar, yakni Rp 260,9 miliar, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 206,4 miliar, dan Bank Mandiri (BMRI) Rp 71,6 miliar. 

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net sell terbesar: 

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 260,9 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - Rp 206,4 miliar
  3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Tbk - Rp 88,8 miliar
  4. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - Rp 71,6 miliar
  5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - Rp 56,2 miliar
  6. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp 33,3 miliar
  7. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) - Rp 29,5 miliar
  8. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) - Rp 27 miliar
  9. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) - Rp 17,6 miliar
  10. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk - Rp 16,5 miliar
Baca: Ini Obrolan Lengkap Dasco Dengan Bos Himbara, BPJS TK dan Taspen

Adapun IHSG melesat pada perdagangan Selasa (9/6/2026). Pada penutupan perdagangan sesi pertama IHSG lompat 4,82% atau menguat 257 poin ke level 5.599,74. Bahkan pada perdagangan intraday IHSG sempat tembus lebih dari 5% dan mencapai titik tertinggi di level 5.627.

Lonjakan IHSG saat pembukaan terutama ditopang saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) yang memberikan kontribusi terbesar terhadap indeks. Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi penopang utama kinerja IHSG dengan kontribusi 26,66 indeks poin. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga menjadi pendorong utama dengan kontribusi sekitar 22 poin terhadap indeks, disusul Bank Mandiri (BMRI) +18,77 poin, Bank Central Asia (BBCA) +18,73 poin dan Astra International (ASII) +9,97 poin.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: IHSG Anjlok Parah, Sentuh Level 5.600

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo dijadwalkan resmikan RSUD di Lampung pada Rabu besok
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Polda Sumut Kejar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi Usai Sita 113 Kilogram Sabu
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Pabrik Dua Putra (DPUM) di Pati Kebakaran, Aktivitas Produksi Dialihkan
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Gempa Susulan Terus Terjadi di Kepulauan Sangihe
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dishub Jaksel tangkap tangan empat jukir liar di Blok M Square
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.