Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Jakarta Investment Centre (JIC), menawarkan potensi investasi fantastis senilai Rp271,3 triliun atau setara USD16,5 miliar. Penawaran ini dilakukan dalam ajang Jakarta Investment Festival (JIF) 2026.
“JIF tahun ini bertransformasi menjadi 'One-Stop Investment Destination'. Jika sebelumnya kegiatan dilakukan terpisah, tahun ini kami satukan dalam satu ekosistem investasi yang terintegrasi pada JIF Summit 2026," ujar Investment Promotion Specialist JIC Fransiska Hicca pada konferensi pers daring, Selasa, 9 Juni 2026.
JIF 2026 mengusung tema “Advancing Today, Securing Tomorrow". Forum bisnis tahunan ke-6 ini bertransformasi menjadi ekosistem terpadu, guna menarik minat investor domestik dan global di tengah tantangan ekonomi dunia.
Baca Juga :
Pemprov DKI Perbaiki Kabel Lift JPO Lenteng Agung Rusak Akibat VandalismePemprov DKI Jakarta mengambil langkah agresif mengoptimalkan pembangunan kota, dengan menyatukan puluhan proyek strategis ke dalam satu wadah terintegrasi. Hal ini sebagai respons cepat memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi investor.
Fransiska menambahkan, JIF 2026 akan berkolaborasi dengan badan usaha milik negara (BUMN) dan badan layanan umum (BLU), yang memiliki proyek di Jakarta. Tujuannya, untuk mengoptimalkan pembangunan.
"Tahun ini Jakarta menawarkan 40 proyek strategis senilai kurang lebih Rp114 Triliun yang meliputi sembilan sektor," kata Fransiska.
Sebanyak sembilan sektor yang dimaksud antara lain, sektor residensial, transportasi, utilitas, hingga kawasan mixed-use. Kolaborasi lintas instansi ini sengaja dilakukan demi menggenjot efisiensi pembangunan di seluruh wilayah ibu kota.
Investment Promotion Specialist JIC Fransiska Hicca. Foto: Metrotvnews.
“Selain itu, ada kajian peluang investasi di tujuh kawasan tematik seperti Grogol Petamburan (Kawasan Pendidikan) dan Ragunan (Pembangunan Berkelanjutan) senilai Rp157,3 Triliun," tutur Fransiska.
Kawasan tematik dirancang spesifik berdasarkan zonasi kebutuhan kota, seperti Grogol Petamburan untuk kawasan pendidikan dan Ragunan untuk pembangunan berkelanjutan. Pendekatan berbasis wilayah ini diharapkan mampu memicu pemerataan pertumbuhan ekonomi di berbagai sudut Jakarta
Rangkaian kegiatan JIF 2026 berlangsung pada Juni-Agustus 2026 melalui program JIF Class dan JIF Talks. Puncak dari seluruh rangkaian ini adalah perhelatan JIF Summit pada pekan ketiga Agustus 2026, yang dibuka langsung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Forum puncak tersebut bakal menjadi ruang pertemuan strategis bagi para pelaku usaha dan investor, untuk melakukan kesepakatan bisnis.




