JAKARTA, KOMPAS.TV - Jelang Piala Dunia 2026, pelatih Timnas Korea Selatan, Hong Myungbo tidak ingin anak asuhnya terbebani pencapaian impresif Taeguk Warriors pada edisi 2002.
Seperti diketahui, Korea Selatan merupakan tim Asia pertama yang sukses melaju hingga babak semifinal Piala Dunia. Mereka melakukannya saat menjadi tuan rumah 24 tahun silam.
Hong Myungbo saat itu merupakan kapten Korea Selatan. Kini, dia kembali ke Piala Dunia sebagai pelatih Son Heungmin dan kolega.
Walaupun demikian, Hong tidak ingin anak asuhnya terbebani dengan misi menyamai pencapaian di edisi 2002 silam.
"Akan sangat indah jika para pemain bisa mengulang kesuksesan itu, tetapi saya tidak ingin apa yang kami capai pada tahun 2002 menjadi beban bagi skuad saat ini," kata Hong Myungbo dikutip dari fifa.com.
Baca Juga: Ruben Dias Ungkap Hal Krusial yang Harus Dihadapi Portugal di Piala Dunia 2026
"Para pemain memahami tanggung jawab yang melekat dalam membela negara, tetapi saya ingin mereka melihat Piala Dunia sebagai panggung untuk dinikmati, bukan untuk ditakuti."
"Secara pribadi, saya tidak berbicara kepada para pemain tentang tahun 2002. Sebaliknya, saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk membahas apa yang perlu kami lakukan ke depan dan tantangan yang ada di depan."
"Maksud saya, beberapa pemain di skuad kami saat ini bahkan belum lahir ketika kami mencapai babak semifinal. Rasanya seperti sejarah kuno bagi mereka," imbuh Hong Myungbo.
Secara personal, Piala Dunia 2026 ini akan menjadi momentum bersejarah bagi Hong Myungbo. Dia akan melampaui rekor legendaris milik Mario Zagallo sebagai orang yang paling sering terlibat di ajang Piala Dunia.
Baca Juga: Son Heung-min: Piala Dunia 2026 Mungkin yang Terakhir untuk Saya
Penulis : Gilang Romadhan Editor : Gading-Persada
Sumber : FIFA
- Hong Myungbo
- Korea Selatan
- Piala Dunia 2026
- timnas korea selatan
- Grup A Piala Dunia 2026
- Piala Dunia 2002





