Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya merampungkan proses normalisasi eks Hi-Tech Mal awal Juli 2026.
Iman Krestian Kepala Dinas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya mengatakan sedang penyesuaian bagian basement.
“Jadi sudah selesai (normalisasi bangunan) di bulan Mei, terus ada kunjungan dari teman-teman industri kreatif yang akan menempati, dan ada beberapa tambahan permintaan. Kayak ada permintaan untuk tambahan galeri, tambahan area-area penyimpanan barang dan macam-macam, ada beberapa properti yang nanti disediakan tempat penyimpanan,” kata Iman, Selasa (9/6/2026).
Ia menyebut, target sebelumnya pengerjaan tuntas Mei 2026. Namun ada sejumlah usulan kebutuhan ruangan.
“Jadi saat ini sudah fit out (penataan ruangan) untuk kebutuhan ruangan-ruangan yang mereka (pelaku industri kreatif) butuhkan,” ujar Iman.
Area basement direncanakan bakal menampung sekitar 40-50 tenan industri kreatif sekaligus food and beverage (F&B).
“Untuk F&B itu ada area sendiri, industri kreatif seperti motor custom dan sebagainya itu ada sendiri. Mungkin sekitar 40-50, bisa lebih sih, tapi sementara ada 50 tenan,” terang Iman.
Selain basement, ia menyebut sedang ada proses pembuatan tempat industri kreatif di lantai dasar.
“Lantai dasar juga proses pembuatan industri kreatif juga, Koridor yang ada di Siola itu nanti kita pindahkan ke area lantai dasarnya eks Hi-Tech mal. Sama pembuatan masjid baru di situ,” sebutnya.
Iman menarget, pengerjaan selesai pertengahan Juni 2026, dan clear area awal Juli 2026.
“Harapannya pertengahan bulan sampai akhir bulan ini, awal Juli harus sudah klir. Karena nanti bulan Juli rencananya ada pesta rakyat Surabaya, dan rencananya digelar di SBEC (Surabaya Expo Center), jadi bersamaan dengan itu,” tandasnya. (lta/iss/ham)




