JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) 2019-2024 Nadiem Makarim mengungkapkan rasa syukurnya terhadap kebijakan majelis hakim yang telah memperbolehkannya mendapat status tahanan rumah ketika sakit.
Hadir di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk agenda mendengarkan replik dari jaksa, Selasa (9/6/2026) pagi, Nadiem berterima kasih dapat hadir dalam keadaan lebih fit dibanding bulan lalu.
Berdasar pantauan jurnalis KompasTV di lapangan, Nadiem sampai di PN Tipikor Jakarta pada pukul 9 pagi, didampingi istri, keluarga besar, hingga tim kuasa hukumnya.
"Saya sekarang tahanan rumah sehingga pemulihan saya lebih baik. Terima kasih kepada Majelis Hakim sekali lagi untuk kesempatan saya melakukan pemulihan selama beberapa bulan ini di rumah," ujar Nadiem di Jakarta, Selasa (9/6/2026), sebagaimana laporan jurnalis KompasTV Edwin Zhan dan Roy Ilman.
Baca Juga: Sidang Replik Kasus Chromebook Nadiem Makarim akan Digelar Hari Ini
Dalam kasus yang menjeratnya, eks Mendikbudristek itu berharap majelis hakim nantinya bisa memberi putusan berdasarkan fakta persidangan dan hati nurani.
Di sidang replik kasus Chromebook yang digelar hari ini, jaksa penuntut umum merespons pleidoi atau pembelaan dari pihak Nadiem.
Pembelaan itu telah disampaikan Nadiem selaku terdakwa dan penasihat hukumnya dalam sidang pleidoi 2 Juni 2026 lalu.
Dalam nota pembelaannya, Nadiem menyampaikan sejumlah poin. Dirangkum KompasTV, beberapa poin yang disampaikan, di antaranya pengadaan Chromebook yang diklaim hemat anggaran triliunan rupiah, klaim tidak ada kerugian negara, juga kebermanfaatan Chromebook.
Perintis Gojek itu juga membantah adanya konflik kepentingan, niat jahat dalam pengambilan kebijakan, serta keuntungan pribadi.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- nadiem
- nadiem makarim
- hakim
- tahanan rumah
- kasus chromebook





