Moskow (ANTARA) - Pemimpin Tertinggi Afghanistan Hibatullah Akhundzada telah mengeluarkan perintah yang melarang penggunaan ponsel pintar bagi pegawai negeri sipil (PNS), ungkap portal berita Afghanistan International, Senin, mengutip dokumen Kementerian Kehakiman.
Menurut laporan tersebut, jajaran pejabat pengadilan militer telah diinstruksikan untuk memastikan implementasi penuh dari perintah tersebut, serta memberikan jaminan kepatuhan kepada pucuk pimpinan negara.
Sebuah daftar kendali khusus dilaporkan telah dibuat untuk mencatat nama, jabatan, tempat bertugas, operator seluler, hingga nomor telepon dari setiap personel yang berada di bawah pengawasan.
Laporan itu juga menambahkan bahwa pada tiga hari sebelumnya, sebuah arahan dari Kementerian Pendidikan Afghanistan telah melarang para siswa membawa ponsel pintar ke sekolah maupun sekolah agama (madrasah/pesantren).
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Afghanistan krisis ekonomi, Taliban bayar pegawai dengan gandum
Baca juga: Taliban mulai membayar gaji pegawai negeri Afghanistan
Menurut laporan tersebut, jajaran pejabat pengadilan militer telah diinstruksikan untuk memastikan implementasi penuh dari perintah tersebut, serta memberikan jaminan kepatuhan kepada pucuk pimpinan negara.
Sebuah daftar kendali khusus dilaporkan telah dibuat untuk mencatat nama, jabatan, tempat bertugas, operator seluler, hingga nomor telepon dari setiap personel yang berada di bawah pengawasan.
Laporan itu juga menambahkan bahwa pada tiga hari sebelumnya, sebuah arahan dari Kementerian Pendidikan Afghanistan telah melarang para siswa membawa ponsel pintar ke sekolah maupun sekolah agama (madrasah/pesantren).
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Afghanistan krisis ekonomi, Taliban bayar pegawai dengan gandum
Baca juga: Taliban mulai membayar gaji pegawai negeri Afghanistan





