VIVA – Jakarta – Laga Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 2026 bisa menjadi panggung penting bagi Mathew Baker. Bek muda Melbourne City itu mulai ramai disebut layak tampil sejak menit awal bersama skuad Garuda.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa, (9/6/2026) malam WIB, akan menjadi ujian bagi Garuda. Duel ini bisa menjadi ajang John Herdman menguji kedalaman skuad setelah Timnas Indonesia menang telak 3-0 atas Oman.
Mathew Baker sebelumnya sudah menjalani debut bersama Timnas Indonesia senior saat menghadapi Oman. Meski hanya bermain dari bangku cadangan, pengalaman itu bisa menjadi modal besar untuk menghadapi Mozambik.
Berikut lima alasan Mathew Baker layak menjadi starter Timnas Indonesia vs Mozambik malam ini.
1. Kondisi Justin Hubner Masih Jadi Tanda Tanya
- Instagram/justinhubner5
Alasan pertama adalah kondisi Justin Hubner yang belum sepenuhnya aman. Bek Fortuna Sittard itu sempat mengalami masalah otot paha saat Timnas Indonesia menghadapi Oman.
Situasi tersebut membuat John Herdman harus berhati-hati dalam mengambil keputusan. Memaksakan Justin Hubner tampil sejak awal tentu berisiko, apalagi laga ini hanya berstatus FIFA Matchday.
Jika Hubner belum siap bermain sejak menit awal, Mathew Baker menjadi opsi yang masuk akal. Ia bisa mengisi sektor kiri pertahanan tanpa membuat struktur permainan Timnas Indonesia berubah terlalu besar.
2. Mathew Baker Punya Kaki Kiri yang Dibutuhkan Timnas Indonesia
- Antara
Mathew Baker memiliki keunggulan penting sebagai pemain bertahan berkaki kiri. Profil seperti ini sangat dibutuhkan ketika Timnas Indonesia ingin membangun serangan dari lini belakang dengan lebih seimbang.
Dalam skema tiga bek, Baker bisa ditempatkan sebagai bek tengah kiri. Posisi itu cukup krusial karena pemain harus mampu bertahan, membaca arah serangan lawan, sekaligus mengalirkan bola ke lini tengah.
3. Sudah Merasakan Atmosfer Senior di SUGBK
- ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym.
Debut melawan Oman menjadi pengalaman penting bagi Mathew Baker. Ia sudah merasakan tekanan bermain bersama Timnas Indonesia senior di hadapan publik SUGBK.
Meski menit bermainnya belum banyak, pengalaman itu tetap berarti besar untuk pemain berusia 17 tahun. Baker kini tidak lagi benar-benar datang sebagai pemain baru di lingkungan skuad Garuda.





