Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggencarkan penanaman mangrove di kawasan pesisir untuk melindungi garis pantai dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan.
Menurut Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, wilayah pesisir Bangka Tengah mencapai sekitar 40 persen sehingga membutuhkan perlindungan lingkungan berkelanjutan dan menyeluruh.
Advertisement
"Keberadaan mangrove sangat penting karena mampu menahan gelombang laut, sekaligus mengurangi pengikisan pantai sepanjang kawasan pesisir secara alami," ujar Algafry, Selasa (9/6/2026) melansir Antara.
Dia menegaskan, pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan agar keseimbangan ekosistem pesisir tetap terjaga berkelanjutan pada masa depan.
Menurut Algafry, pemerintah daerah (pemda) setempat setiap tahun terus melakukan penanaman mangrove bersama masyarakat sebagai bentuk nyata menjaga kelestarian alam di tengah tantangan perubahan lingkungan pesisir saat ini.
"Selain mencegah abrasi, mangrove juga berfungsi menjaga habitat biota laut serta mendukung keberlangsungan kehidupan masyarakat pesisir secara ekonomi berkelanjutan," kata dia.




