KPK Sebut Nama Raffi Ahmad Muncul dalam Penyidikan, Mensesneg Bungkam

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi enggan berkomentar soal isu yang menyebut Raffi Ahmad terkait proses penyidikan dugaan korupsi yang sedang berlangsung di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Ia menyebut, pemerintah saat ini lebih memprioritaskan menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih penuh tantangan.

BACA JUGA:Dukung Transaksi Bisnis yang Fleksibel dan Terintegrasi, Bank Mandiri Hadirkan Pembaruan Kopra Mobile App

"Mari kita sedang berkonsentrasi sebagaimana yang tadi saya sampaikan. Seluruh sektor pelaku ekonomi mari kita bekerja keras untuk memastikan perekonomian kita dalam keadaan yang baik, tumbuh, dan marilah kita saling bekerja sama," ucap Prasetyo, Selasa 9 Juni 2026.

Ia lebih memilih kepada semua oemangku semua kepentingan untuk bekerja sama dan menjaga optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia.

"Mari kita saling bergandengan tangan, saling merapatkan barisan, saling bekerja sama satu sama lain untuk memperkuat ekonomi kita. Itu dulu," ujarnya.

BACA JUGA:Luhut Minta Publik Tak Persoalkan MBG: Itu Barang Baik, Anggarannya Cukup Efisien

Sebelumnya diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Farid Ahmad, muncul dalam proses penyidikan perkara dugaan korupsi yang tengah diusut di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan kemunculan nama Raffi berkaitan dengan aktivitasnya saat berkunjung ke kantor perusahaan kargo Blueray Cargo di Amerika Serikat.

Dalam kegiatan tersebut, Raffi disebut menitipkan atau mengirim sejumlah barang elektronik ke Indonesia.

"Betul, ada fakta saudara RA itu menitip," ujar Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.

BACA JUGA:Rumor Reshuffle Dibantah, IHSG dan Rupiah Langsung Melonjak! Kebetulan atau Ada yang Disembunyikan?

Meski demikian, Taufik menegaskan penyidik belum mengembangkan lebih jauh temuan tersebut karena belum ditemukan fakta yang cukup untuk mengaitkannya dengan dugaan praktik korupsi yang sedang diselidiki

"Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh, karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai, sehingga kemudian itu tidak kami lakukan pemanggilan," katanya.

Namun, KPK membuka kemungkinan untuk mendalami informasi tersebut apabila dalam persidangan muncul fakta-fakta baru yang relevan dengan perkara yang sedang berjalan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Chatib Basri: Efisiensi MBG Penting untuk Jaga Kepercayaan Publik di Tengah Pelemahan Rupiah
• 7 jam laludisway.id
thumb
Rupiah Hari Ini 9 Juni 2026 Menguat Jadi Rp18.141 per Dolar AS Meski Cadangan Devisa Mei Turun dan Harga Minyak Mentah Melonjak
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
TNI Eksekusi Pengosongan Rumah di Kompleks Asrama Lenteng Agung, Warga Histeris dan Pingsan
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Sudut Jogja: Prawirotaman dan Ceritanya yang Beradaptasi dengan Zaman
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Pertanian kota di panti Dinsos DKI bangun kemandirian dan mental
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.