Kronologi Bos Hajar Karyawannya dengan Kayu di Palembang, Video Viral dan Polisi Turun Tangan

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Berikut ini kronologi bos di Palembang yang hajar karyawan. Videonya sempat viral hingga polisi pun turun tangan.

Baru-baru ini, sebuah video viral menjadi perhatian publik di sosial media. Pasalnya, dalam video itu, tampak seorang pria memukuli seseorang menggunakan kayu.

Diketahui, pria dalam video tersebut merupakan seorang bos dan karyawannya. Video ini pun langsung menjadi perbincangan di jagat maya.

Dikutip Grid.ID dari KOMPAS.com pada Selasa (9/6/2026), pelaku kekerasan tersebut merupakan AJ (53). Ia merupakan seorang pengusaha asal Palembang.

Sedangkan korbannya adalah, IP yang merupakan karyawan pelaku. Diketahui IP baru bekerja satu hari di perusahaan milik AJ.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (5/6/2026) lalu. Hal itu disampaikan oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan.

"Kami menerima laporan adanya peristiwa penganiayaan dan juga ada video viral tersebut. Kejadiannya di salah satu pool truk milik pelaku di Jalan HM Noerdin Panji pada Jumat, 5 Juni 2026," jelasnya.

Polisi pun langsung turun tangan usia video tersebut viral di jagat maya. Selain itu, IP pun juga telah melaporkan bosnya ke kepolisian.

AJ pun langsung diamankan oleh pihak berwajib. Tak hanya itu, ia kini juga ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan.

Sony menyebutkan bahwa pihaknya telah mendapatkan beberapa alat bukti. Alat bukti tersebut antara lain adalah pakaian, pecahan kayu dan tali.

"Kami telah mengamankan dan menetapkan tersangka terhadap J alias AJ, dari laporan korban yakni inisial IP. Serta mengumpulkan dua alat bukti," jelas Sony.

 

Lalu, bagaimana kronologi bos hajar karyawan ini sebenarnya? Berikut ini penjelasan kejadian yang telah dirangkum oleh Grid.ID.

Dikutip Grid.ID dari SRIPOKU pada Selasa (9/6/2026), kejadian tersebut bermula ketika IP, yang merupakan sopir AJ, diberi kepercayaan untuk membawa truck bernomor polisi BG 8907 UA. Selain itu, AJ juga membekali IP dengan uang Rp600 ribu untuk membeli bahan bakar minyak (BBM).

Namun, IP tidak segera kembali usai membawa truk tersebut untuk membeli solar. Tentu hal ini membuat AJ khawatir dan sempat melakukan pencarian.

"Dia diberikan uang operasional untuk membeli solar. Setelah itu kendaraan tidak kembali dan keberadaannya tidak diketahui. Kami lalu melakukan pencarian," jelasnya.

Menurutnya, karena kejadian ini ia mengalami kerugian yang tidak sedikit. Hal ini yang akhirnya membuat AJ naik pitam.

Ia bahkan mengaku sudah membuat laporan polisi sebelumnya. Namun, pihaknya sudah berhasil menemukan IP sebelum polisi bertindak.

AJ pun menemukan IP beserta truk miliknya di wilayah Betung, Kabupaten Banyuasin. Setelahnya, kejadian dugaan penganiayaan tersebut pun terjadi.

"Mobil yang diduga dibawa kabur sudah kami temukan di Betung bersama korban," jelasnya lagi.

Selain itu, menurut penjelasan AJ, berdasarkan informasi yang ia dapat dari sosial media IP juga pernah melakukan modus serupa di Bekasi, Jawa Barat. Tentu hal ini membuat AJ makin percaya bahwa IP membawa kabur truk miliknya.

Keterangan dari AJ pun kini didalami oleh pihak kepolisian. Meskipun begitu, AJ sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan ini.

Itulah kronologi terjadinya peristiwa bos hajar karyawan di Palembang. Polisi pun kini telah menetapkan tersangka dan proses hukum terhadap AJ pun tetap berjalan. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelaku pariwisata Bali didorong kelola sampah dari sumbernya
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Ketangguhan Industri Tambang Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global 2025
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kisah Mus dan 190 Nakes Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dari Desa ke Desa
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Bank OCBC (NISP) Caplok 20% Saham Perusahaan Asuransi GE Life Indonesia
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Media Mozambik Tak Habis Pikir, Dominasi Timnas Indonesia di FIFA Matchday Perpanjang Rekor Buruk Mambas
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.