-
-
-
-
-
Nama Raffi Ahmad mendadak menjadi perbincangan usai namanya disebut dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jumat (5/6). Namanya muncul dalam perkara dengan terdakwa Pimpinan Blueray Cargo (Grup) John Field dan kawan-kawan.
Melansir berbagai sumber, awalnya Jaksa KPK menanyakan kepada saksi Sri Pangestuti alias Tuti selaku Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) terkait permintaan pengiriman laptop dan iPhone 17 dari AS ke Indonesia. Permintaan tersebut disampaikan oleh Yohanes, yang merupakan asisten pribadi John Field, saat Raffi mengunjungi Kantor Blueray Cargo di AS beberapa waktu yang lalu.
"Ibu pernah diminta bantuan untuk, ini ada di chat komunikasi WA (WhatsApp) ibu, ibu pernah diminta bantuan untuk mengirimkan laptop sama iPhone dari Amerika Serikat?" tanya jaksa, dikutip dari CNNIndonesia.
Bukan hanya itu, nama Raffi juga tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Yohanes. Dia menjelaskan bahwa Nelwan merupakan Kepala Divisi Blueray Cargo di AS.
"Izin saya jelaskan. Jadi, lagi itu dari Ko Nelwan, dia kepala divisi Amerika, dia ada apa si Raffi lagi jalan-jalan ke Amerika, mau titip handphone. Itu iPhone 17 kalau enggak salah baru keluar, buat masukin," papar Yohanes.
Sebagai informasi, nama John Field dan dua anak buahnya, Dedy Kurniawan Sukolo serta Andri didakwa menyuap beberapa pejabat di Bea Cukai senilai Rp61 miliar serta pemberian fasilitas hiburan dan barang mewah Rp1,8 miliar.
Di sisi lain, Raffi Ahmad saat ditemui belum lama ini mengaku tak ambil pusing dengan pemberitaan dirinya. Ayah dua anak itu mengaku sudah biasa menerima fitnah terkait kabar pencucian uang.
"Udah biasa nama saya pencucian uanglah apalah tapi untuk ini saya nggak ada transaksi, tidak pernah memesan, menerima pun nggak. Lebih jelas lagi saya udah minta Bang Hotman Paris untuk pendampingan hari Kamis mendatang ya," kata Raffi Ahmad.
Walau begitu, Raffi Ahmad diketahui telah menggandeng Hotman Paris sebagai kuasa hukum untuk menghadapi kasus ini. Dia juga berjanji akan menggelar konferensi pers pada hari Kamis mendatang untuk menjelaskan kasus ini. (ND)





