Usai Kenalan dengan Wanita, Korban Begal di Jakbar Dijebak ke Kamar Kos

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengungkap modus yang digunakan komplotan begal untuk menjebak korbannya di Kalideres, Jakarta Barat.

Korban diduga digiring ke sebuah kamar kos oleh seorang wanita yang baru dikenalnya sebelum dirampok oleh para pelaku.

Kasus tersebut terungkap setelah polisi menangkap seorang wanita berinisial GF yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut. Sementara dua pelaku lainnya berinisial F dan GC masih dalam pengejaran.

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang mengatakan, peristiwa bermula saat korban berkenalan dengan GF pada 17 Mei 2026.

"Aksi kejahatan ini berawal saat korban berkenalan dengan pelaku GF pada 17 Mei 2026. Setelah intens berkomunikasi, korban diajak bertemu dan digiring ke sebuah kamar kos di kawasan Puri Garden, Kalideres, Jakarta Barat," kata Rihold, Selasa (9/6/2026), dikutip dari Antara.

Korban yang datang ke lokasi tersebut tidak menyadari bahwa dirinya telah masuk ke dalam jebakan yang diduga telah direncanakan sebelumnya.

Baca juga: Modus Begal Berkedok Kenalan dengan Wanita Terbongkar di Kalideres Jakbar

Menurut Rihold, sesaat setelah korban berada di dalam kamar kos, GF menghubungi dua rekannya yang berinisial F dan GC.

Tak lama kemudian, kedua pria tersebut datang dan langsung melakukan kekerasan terhadap korban.

"Korban didatangi dua pelaku lain yang kemudian melakukan penganiayaan. Mereka mengambil paksa kunci sepeda motor serta telepon genggam milik korban," ujar Rihold.

Setelah berhasil menguasai barang milik korban, para pelaku melarikan diri. Sepeda motor korban diduga dibawa kabur oleh GF setelah menerima kunci kendaraan dari kedua rekannya.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan korban yang diterima polisi pada 26 Mei 2026.

Baca juga: Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Ditutup 13-14 Juni, Cek Rekayasa Lalinnya

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dengan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

"Berbekal rekaman CCTV tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi keterlibatan pelaku wanita (GF)," kata Rachmad.

Hasil penyelidikan mengarah ke sebuah lokasi di kawasan Pegadungan, Kalideres. Polisi kemudian menangkap GF pada hari yang sama.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian yang digunakan saat beraksi, dua unit telepon genggam, serta surat gadai yang menunjukkan ponsel milik korban telah digadaikan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Aksi Berani Ibu di Cengkareng Jakbar, Pertahankan Motor yang Mau Dicuri meski Ditodong Pistol


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harapan Damai Israel-Iran Angkat Harga Emas, Abaikan Data Tenaga Kerja AS
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemerintah Kota Makassar Berikan Beasiswa untuk Juara O2SN dan GSI 2026 sebagai Dukungan Atlet Muda
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Pemerintah Ungkap Alasan Aturan Usia Pensiun Kapolri Diubah Jadi Sesuai Kebutuhan Presiden
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Rekonstruksi Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Orang Tua Korban Hadir
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Penulis Cilik Hadir di Tengah Tantangan Literasi, Alya Buktikan Anak Indonesia Mampu Berkarya
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.