PT Pegadaian dan Bank Syariah Nasional (BSN) resmi bersinergi melalui penandatanganan perjanjian fasilitas pembiayaan modal kerja komprehensif.
Kedua belah pihak berupaya penuh untuk saling menyokong penguatan likuiditas dan ekspansi layanan finansial berbasis syariah. Prosesi penandatanganan perjanjian tersebut dilangsungkan dengan khidmat di Menara 1 BTN, Jakarta Pusat (Jakpus).
"Pegadaian dan BSN resmi bersinergi dalam pembiayaan senilai Rp 1,4 triliun ini bukan sekedar angka di atas kertas, melainkan wujud nyata dari besarnya kepercayaan institusi finansial terhadap fundamental bisnis Pegadaian yang terus bertumbuh solid. Kerja sama ini akan menjadi motor penggerak baru bagi kami untuk memperluas jangkauan pembiayaan modal kerja yang inklusif, sekaligus mempercepat transformasi digital yang sedang gencar kami lakukan demi memberikan kemudahan mutakhir bagi seluruh nasabah," ujar Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha, dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).
Tidak berhenti pada aspek pembiayaan konvensional, penandatanganan perjanjian ini juga dibarengi dengan upaya teguh kedua belah pihak untuk mengintegrasikan layanan mereka secara digital.
Langkah ini diambil demi merespons tuntutan zaman yang serba digital serta memastikan kenyamanan transaksi tanpa batas bagi nasabah kedua institusi di era modern.
Direktur Utama (Dirut) BSN Alex Sofjan Noor menyampaikan kerja sama pembiayaan ini merupakan upaya pihaknya untuk memperkuat perannya dalam industri keuangan syariah nasional.
Alex juga memastikan pembiayaan modal kerja ini dikucurkan dengan menggunakan akad musyarakah yang sesuai dengan prinsip syariah.
"Bank BSN tidak hanya mendukung kebutuhan modal kerja PT Pegadaian dalam memperluas layanan pembiayaan syariah, tetapi juga mempertegas komitmen kami untuk menghadirkan solusi keuangan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," kata Alex.
Selain itu, sebagai bentuk konkret dari komitmen kolaborasi, Pegadaian dan BSN saat ini juga menjajaki potensi kerja sama yang sangat prospektif, yakni penambahan fitur Tabungan Emas Pegadaian secara langsung di dalam mobile banking milik BSN yang bernama Bale Syariah.
Melalui integrasi ini, nasabah BSN ke depannya akan dapat melakukan investasi, top-up, serta memantau portofolio emas mereka tanpa harus berpindah aplikasi.
Selain penguatan pada aplikasi perbankan BSN, inisiasi digital ini juga menyentuh ekosistem digital milik Pegadaian.
Kedua pihak tengah mematangkan penambahan opsi rekening BSN sebagai salah satu jalur utama untuk pencairan pinjaman sekaligus pembayaran pinjaman di dalam aplikasi Tring! milik Pegadaian.
Kehadiran opsi ini dipastikan akan memangkas birokrasi transaksi dan memberikan fleksibilitas yang jauh lebih tinggi bagi para pengguna setia aplikasi tersebut.
Melihat besarnya dampak positif yang dihasilkan dari kolaborasi ini, Pegadaian dan BSN memastikan bahwa ini bukanlah akhir dari inovasi bersama.
Ke depannya, kedua institusi akan terus aktif menggali dan mengeksplorasi berbagai potensi kerja sama strategis lainnya dalam rangka memperkuat sinergi jangka panjang, mendorong inklusi keuangan nasional, dan memberikan kontribusi yang jauh lebih besar bagi perekonomian syariah di Indonesia.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian Ferdian Timur Satyagraha, Dirut BSN Alex Sofjan Noor, beserta jajaran dari masing-masing perusahaan.
(akd/akd)





