UIT Gandeng BRIN, Perkuat Riset dan Pengembangan SDM

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Universitas Indonesia Timur (UIT) terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset dan inovasi. Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara UIT dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang berlangsung di Kampus V UIT, Jalan Abdul Kadir No. 70, Makassar, Selasa (9/6/2026).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan langsung oleh pihak Rektor UIT Abdul Rahman dan Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SDM IPTEK) BRIN, Edy Giri Rachman Putra, Ph.D. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.

Abdul Rahman, mengatakan kerja sama tersebut merupakan peluang besar bagi kampus untuk meningkatkan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang berdampak luas.

“Ini menjadi langkah awal untuk pengembangan sumber daya manusia di Universitas Indonesia Timur, khususnya dalam bidang riset, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, UIT sebelumnya tercatat sebagai perguruan tinggi penerima hibah penelitian terbanyak pada klaster Pratama di LLDIKTI Wilayah IX.

“Yang pertama ingin kami wujudkan adalah peningkatan riset para dosen, kemudian pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan capaian hak intelektual. Hasil-hasil penelitian itu nantinya harus memberikan manfaat nyata,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang SDM IPTEK BRIN, Edy Giri Rachman Putra Ph.D, menegaskan perguruan tinggi merupakan mitra utama BRIN dalam upaya memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia yang terlibat dalam aktivitas penelitian dan inovasi. Karena itu, sinergi dengan perguruan tinggi menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari.

“Talenta-talenta terbaik itu banyak berada di perguruan tinggi. Karena itu BRIN tidak bisa bekerja sendiri. Kami harus berkolaborasi dengan kampus untuk memperkuat kapasitas SDM riset dan inovasi nasional,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa hasil penelitian tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah atau jurnal semata, melainkan harus mampu memberikan manfaat nyata.

Selain pendanaan, BRIN juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti berbagai program pengembangan kapasitas, seperti magang riset, tugas akhir, hingga program pendidikan S2 dan S3 yang terintegrasi dengan kegiatan penelitian.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama UIT, Affandy Agusman Aris, berharap hasil-hasil penelitian yang lahir dari kerja sama tersebut tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi mampu dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat maupun dunia industri.

Lebih jauh, Affandy meyakini kerja sama dengan BRIN juga akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan akreditasi institusi di Universitas Indonesia Timur.

“Ini peluang besar yang harus dimaksimalkan. Dengan kolaborasi yang kuat bersama BRIN, kualitas penelitian dosen dan mahasiswa akan meningkat, sekaligus mendukung penguatan akreditasi kampus ke depan,” pungkasnya.

Ketua Yayasan Indonesia Timur, Haruna menyambut positif terjalinnya kerja sama antara UIT dan BRIN. Menurutnya, nota kesepahaman tersebut harus ditindaklanjuti dengan program-program konkret yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.

“Kerja sama ini harus mampu menjawab bagaimana rencana kerja ke depan yang berdampak nyata. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dosen dan mahasiswa, tetapi juga oleh masyarakat melalui hasil-hasil riset yang dapat diterapkan secara langsung,” ungkapnya.

Penandatanganan MoU ini turut dihadiri Wakil Ketua Yayasan, Badan Pengawas, Para Wakil Rektor, Direktur PPs, Dekan, Ka.Prodi, Kepala Biro, Kepala Lembaga, dan Tendik. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNI Buka Suara soal Tiang Sekolah Hancur saat Pembangunan Koperasi Merah Putih di Ende | BERUT
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Ara Sirait Temui Prabowo, Lapor soal Program Renovasi 400 Ribu Rumah Tak Layak
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Daftar BRImo dari Luar Negeri, Kini Tersedia di 15 Negara
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Jari Balita di Gunungkidul Kesangkut Tutup Botol, Damkar Turun Tangan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Minyak Menguat Meski Ketegangan Iran-Israel Mulai Mereda
• 22 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.