Helikopter AS Jatuh di Selat Hormuz saat Patroli, Trump Sebut Pilotnya Baik-Baik Saja

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Presiden Donald Trump berbicara dengan wartawan sebelum menaiki Air Force One di Bandara Internasional John F. Kennedy di New York, Selasa pagi, 9 Juni 2026. (Sumber: AP Photo/Mark Schiefelbein)

DUBAI, KOMPAS.TV - Sebuah helikopter serang milik Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) jatuh di dekat Selat Hormuz pada Selasa (9/6/2026) waktu setempat.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dua awak di dalamnya tidak terluka dalam insiden di dekat jalur air strategis yang secara efektif ditutup Iran selama perang itu.

“Para pilot baik-baik saja. Tidak ada yang terluka. Kami akan mengeluarkan laporan besok. Tapi para pilot baik-baik saja,” kata Trump dikutip dari The Associated Press.

Menurut Komando Pusat Militer AS, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.30 pagi waktu setempat di lepas pantai Oman, saat helikopter posisinya sedang berpatroli. Anggota kru yang berada di dalam helikopter itu diselamatkan dalam waktu dua jam. Kondisi mereka disebut stabil.

Helikopter AH-64 Apache telah menjadi aset kunci bagi militer Amerika dalam menegakkan blokade terhadap pengiriman minyak mentah dan kapal tanker Iran.

Blokade dilakukan sebagai upaya untuk menekan Teheran demi mencapai kesepakatan. Helikopter ini juga telah digunakan oleh Uni Emirat Arab untuk menembak jatuh drone Iran.

Baca Juga: Serangan Udara Israel ke Lebanon hingga Puing-Puing Rudal Iran Jatuh di Suriah Selatan

The New York Times pertama kali melaporkan kecelakaan tersebut. Adapun penyebab jatuhnya helikopter Apache itu masih belum diketahui.

Namun, satu hari sebelumnya Iran dan Israel saling baku tembak dan mencederai gencatan senjata. Televisi pemerintah Iran melaporkan pada hari Selasa bahwa serangan Israel menewaskan setidaknya dua anggota unit pertahanan udara negara itu.

Sejak AS dan Israel mulai menyerang Iran pada 28 Februari, perang tersebut telah mengguncang ekonomi global, menaikkan harga energi di seluruh dunia, dan membuat banyak kebutuhan pokok, termasuk makanan, menjadi lebih mahal. 

Penulis : Tussie Ayu Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : The Associated Press

Tag
  • helikopter AS
  • helikopter jatuh
  • selat hormuz
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wardatina Mawa Tanggapi Rumor Dirinya Dekat dengan Pria Turki
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Giorgio Antonio vs Ruben Onsu, Siapa Lebih Tajir? Ini Perbandingan Bisnis dan Kekayaan Keduanya
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Rupiah Berpotensi Menguat ke Kisaran Rp 17 Ribu Usai BI Naikkan Suku Bunga Acuan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Curhat Pilu Sherly Tjoanda Ngaku Tak Punya Duit, Gaji PPPK Malut Terancam Tak Terbayar!
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Keanu Angelo Diperiksa 6 Jam Terkait Endorse Hanania Group
• 19 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.