Mengintip Kehidupan di Rumah Lansia Cibubur Jaktim, dari Aktivitas hingga Biaya Hunian

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Setiap pagi, halaman hijau Rumah Lansia Sasana Tresna Werdha Ria Pembangunan di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, mulai dipenuhi aktivitas para penghuninya.

Sebagian berjalan santai mengelilingi taman, sebagian lain mengikuti senam kebugaran dengan gerakan perlahan namun penuh semangat.

Di tempat ini, masa tua tidak dijalani dalam kesunyian.

Para lansia mengisi hari-hari mereka dengan beragam kegiatan, mulai dari berolahraga, beribadah, bernyanyi, bermain musik, hingga merajut bersama teman sebaya.

Rumah lansia yang berdiri di bawah naungan Yayasan Karya Bhakti Ria Pembangunan itu telah menjadi tempat tinggal bagi puluhan lansia yang memilih menikmati usia senja dalam lingkungan yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan sosial mereka.

Baca juga: Saat Gibran Bungkukan Badan Ketika Sambangi Rumah Lansia di Aceh Singkil

Ketua Badan Penyelenggara Sasana Tresna Werdha Ria Pembangunan, Sri Kusumo Amdani, mengatakan panti werdha tersebut merupakan salah satu program yayasan yang diprakarsai oleh Ibu Tien Soeharto.

"Yayasan ini berdiri pada tahun 1978, dan Rumah Sasana Tresna Werdha mulai beroperasi pada tahun 1984," ujar Sri saat berbincang dengan Kompas.com di lokasi, Selasa (9/6/2026).

Selama lebih dari empat dekade, tempat itu berkembang menjadi hunian lansia yang mengedepankan pelayanan paripurna, mulai dari kebutuhan dasar hingga layanan kesehatan dan pendampingan sehari-hari.

Berbeda dengan anggapan sebagian masyarakat bahwa rumah lansia atau panti menjadi tempat bagi lansia yang ditinggalkan keluarga, Sasana Tresna Werdha justru menerapkan prinsip bahwa setiap penghuni harus datang atas kemauan sendiri.

"Tapi keluarga tetap harus mengetahui dan menyetujui serta menjadi penanggung jawab penghuni tersebut," kata Sri.

Baca juga: Rumah Lansia di Cengkareng Luluh Lantak akibat Ledakan

Menurut dia, semakin banyak keluarga yang kini terbuka terhadap konsep hunian lansia.

Banyak anak maupun anggota keluarga yang datang untuk mencari informasi mengenai kehidupan dan pelayanan yang tersedia sebelum akhirnya memutuskan mendaftarkan orang tua mereka.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah keluarga yang mencari informasi setiap tahun.

Sri menyebut sekitar 500 hingga 700 keluarga datang untuk berkonsultasi mengenai layanan yang tersedia, meski tidak semuanya berujung pada pendaftaran.

Bagi sebagian penghuni, tinggal di rumah lansia bukan sekadar mencari tempat tinggal yang nyaman.

Mereka juga mencari ruang untuk tetap memiliki teman berbincang, beraktivitas, dan menjaga semangat hidup di usia senja.

Di tengah perubahan kehidupan setelah pensiun, kehilangan pasangan hidup, atau anak-anak yang telah memiliki kesibukan masing-masing, keberadaan lingkungan yang hangat menjadi salah satu alasan mereka memilih tinggal di sana.

Agar para penghuni tetap aktif secara fisik dan sosial, pengelola menyusun berbagai kegiatan rutin setiap hari.

"Kegiatan penghuni sangat beragam. Mulai dari jalan pagi, senam kebugaran, senam otak, senam diabetes, hingga senam stroke," ujar Sri.

Baca juga: Ada Bercak Darah di Rumah Lansia yang Tewas di Koja

Usai berolahraga, para penghuni mengikuti kegiatan keagamaan sesuai keyakinan masing-masing.

Penghuni beragama Islam mengikuti pengajian, sementara penghuni Kristen mengikuti kebaktian yang digelar secara rutin.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Berbagai kegiatan hiburan dan keterampilan juga menjadi bagian dari keseharian mereka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Minta Maaf Terlambat Terima Surat Kepercayaan Dubes Negara Sahabat
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Lalu Lintas Tol Jakarta Selasa Pagi: Padat di Sejumlah Titik, Contraflow Diberlakukan
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Bansos PKH & BPNT Tahap 2 Pencairan Terakhir Juni 2026, Cek Desil & Status Penerima
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Hari Pertama Ujian Nasional Tiongkok (Gaokao) Dihantam Cuaca Ekstrem, Banjir 2 Meter Terjang Chongqing
• 14 jam laluerabaru.net
thumb
Jakarta Perkuat Pembangunan Berbasis Sains dan Teknologi untuk Wujudkan Kota Global Berdaya Saing
• 1 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.