JAKARTA, DISWAY.ID - Riwayat pendidikan Muhammad Chatib Basri yang muncul di Istana bersama Luhut Binsar Pandjaitan menarik untuk disimak.
Pasalnya seorang ekonom, peneliti, dan profesional itu digadang-gadang sebagai pengganti Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Namun kabar tersebut belum dapat dipastikan dan dikonfirmasi oleh Istana.
Chatib Basri dinilai bisa menjadi penyelamat di tengah anjloknya nilai tukar Dolar terhadap Rupiah saat ini yang lebih dari Rp18.000an.
BACA JUGA:Muncul Desas-Desus Pemain Pengganti Purbaya, Ujug-Ujug Chatib Basri Menghadap Prabowo Bareng Luhut
Dikutip dari laman LPEM Universitas Indonesia (UI), keahliannya terutama di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik.
Riwayat Pendidikan Chatib Basri
Chatib Basri menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia.
Selama studinya di Universitas Indonesia, ia memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studinya.
BACA JUGA:Pengrajin Tahu Tempe Terdampak, Purbaya Punya Cara Jitu Rupiah Kembali Menguat
Ia meraih gelar master dalam bidang ekonomi pembangunan dari Australian National University pada tahun 1996.
Ia juga memperoleh gelar PhD dalam bidang ekonomi dari universitas yang sama pada tahun 2001.
Chatib Basri memulai kariernya sebagai asisten peneliti di Departemen Ekonomi, Research School of Pacific and Asian Studies (1994-2001).
Di pemerintahan, ia dipercaya untuk menjabat sebagai penasihat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2004-2005), Wakil Menteri Keuangan untuk G-20 (2006-2010) dan Sherpa summit G-20 di Washington (2008), serta Wakil Ketua Komite Ekonomi Presiden (2010-2012).
Pada tahun 2012, Chatib Basri ditugaskan menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
- 1
- 2
- 3
- »





