JIF Digelar Juni hingga Agustus 2026, Berpotensi Tarik Investor di Tengah Ketidakpastian Global

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Gelaran tersebut menjadi salah satu upaya menarik investor untuk berinvestasi di Jakarta di tengah ketidakpastian kondisi global.

JIF Digelar Juni hingga Agustus 2026, Berpotensi Tarik Investor di Tengah Ketidakpastian Global (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Jakarta Investment Festival (JIF) 2026 bakal digelar dari bulan Juni hingga Agustus. Gelaran tersebut menjadi salah satu upaya menarik investor untuk berinvestasi di Jakarta di tengah ketidakpastian kondisi global. 

Ahli Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Sakti Arif Wicaksono mengatakan, Jakarta menjadi salah satu wilayah yang masih memiliki potensi sebagai tempat investasi baik dari luar negeri maupun dalam negeri.

Hal itu dilihat dalam skala perkembangan makro ekonomi, terlebih pertumbuhan investasi di Jakarta pada triwulan pertama tahun 2026 mengalami peningkatan hingga sekitar 12,82 persen. 

“Dari sisi investasi, tadi kalau kita lihat bahwa pertumbuhannya ini kalau kita lihat datanya di triwulan satu 2026 dari realisasi PMA (Penanaman Modal Asing) dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) ini tumbuhnya bisa cukup tinggi sekitar 12,82 persen di triwulan satu 2026,” kata Sakti dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Selasa (9/6/2026).

Hal tersebut menunjukkan bahwa Jakarta menjadi satu daerah yang memberi investor kepercayaan untuk berinvestasi secara berkelanjutan. Sehingga adanya gelaran Jakarta Investment Festival 2026 memiliki peluang untuk menjaring para investor potensial khususnya investor luar negeri.

“Artinya kepercayaan investor terhadap Jakarta ini masih cukup besar sehingga kalau kita tadi kita rencana melakukan kegiatan Jakarta Investment Festival di tahun 2026 tentunya prospeknya cukup besar kita dapat menjaring investor-investor potensial di luar negeri,” kata dia.

Apalagi, kondisi itu didukung dengan pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan pertama 2026 yang terus tumbuh di kisaran 5,59 persen di tengah kondisi ketidakpastian global. Pertumbuhan itu didukung ditopang oleh konsumsi rumah tangga terutama di Hari Besar Keagamaan Nasional. 

“Bahwa memang Jakarta sebagai salah satu pusat ekonomi di Indonesia, kalau lihat dari perkembangan ekonomi terkini di triwulan Satu 2026, di tengah ketidakpastian global, ekonomi Jakarta masih dapat tumbuh kuat pada kisaran 5,59 persen, ini artinya melanjutkan dari pertumbuhan triwulan sebelumnya yang cukup tinggi 5,71 persen,” kata Sakti. 

Di sisi lain, beberapa sektor unggulan di Jakarta juga masih terus bertumbuh. Seperti sektor perdagangan, informasi komunikasi, serta akomodasi makan minum dengan pertumbuhan investasi yang cukup tinggi. 

“Jadi sumbangannya itu sekitar 1,68 persen di triwulan satu 2026. Dan tentunya ini kalau kita lihat pangsa ekonomi sendiri, bahwa memang Jakarta ini cukup penting bagi Indonesia. Karena pangsa ini 16,67 persen secara nasional, dan ini kalau kita bandingkan dengan provinsi Jawa lainnya, memang kita masih yang terbesar,” tutur dia.

Lebih lanjut, Sakti menjelaskan bahwa Jakarta dari segi inflasi masih dinilai cukup baik dan masih berada di bawah angka nasional. Dimana inflasi di Jakarta saat ini mencapai sekitar 2,49 persen secara year on year, sementara secara nasional angka inflasi sudah mencapai 3,088 persen. 

“Kemudian dari sisi inflasi, ini juga sebagai salah satu penopang daya beli masyarakat, tentunya inflasi sampai dengan data bulan Mei 2026, ini menunjukkan perkembangan cukup baik, dimana secara year on year ini mencapai 2,49 persen,” ujar dia.

(kunthi fahmar sandy)

Baca Juga:
Bertemu Prabowo, Para Dubes Negara Sahabat Siap Kerja Sama dengan Indonesia

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terobosan Baru! Teknologi Infus Canggih Kelas Dunia Kini Dibuat di Indonesia
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Gihon (GHON) Tetapkan Dividen Rp178 per Saham, Yield Tembus Dua Digit
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo dijadwalkan resmikan RSUD di Lampung pada Rabu besok
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Temui Presiden Myanmar, Sugiono Bawa Pesan Prabowo soal Perdamaian Myanmar
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Bursa Transfer AC Milan: Jadi Calon Pelatih Baru, Ralf Rangnick Ingin Bajak Bek Barcelona untuk Tambal Lini Pertahanan Rossoneri
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.