Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait alias Ara, menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6). Ia melaporkan perkembangan sejumlah program Kementerian PKP.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan, salah satu yang dilaporkan adalah terkait perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah.
“Perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni yang aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah,” ujar Teddy dalam keterangannya.
Selain itu, Teddy menyebut, Ara juga menyampaikan kemajuan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi.
“Kemajuan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, yang saat ini telah memasuki tahapan land clearing dan groundbreaking,” jelas Teddy.
Teddy menjelaskan, Ara turut melaporkan rencana penambahan Program Bedah Rumah pada 2027 mendatang. Teddy bilang, Prabowo telah memberikan persetujuan terhadap rencana tersebut.
Teddy mengungkapkan, pemerintah terus mendorong pelaksanaan program-program prioritas di sektor perumahan. Termasuk pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan rumah susun, penataan kawasan kumuh, serta pengembangan skema pembiayaan perumahan.
“Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutur Teddy.





