Bulog Mengusulkan Program Beras Kita Premium untuk Menekan Kenaikan Harga Beras di Pasar

pantau.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Perum Bulog mengusulkan pembentukan Program Beras Kita Premium untuk membantu menstabilkan harga beras premium yang mengalami kenaikan di pasar, dan usulan tersebut disampaikan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam Rapat Koordinasi Terbatas Perkembangan Harga Komoditas Pangan di Jakarta, Selasa.

Ahmad menyampaikan bahwa program tersebut dirancang sebagai instrumen tambahan untuk menjaga stabilitas harga beras premium yang saat ini mengalami peningkatan di berbagai wilayah.

Ia mengungkapkan, "Dalam rapat kami mengusulkan dibuat Program Beras Kita Premium dengan mekanisme seperti SPHP."

Usulan Masih Dalam Tahap Pembahasan

Ahmad menjelaskan bahwa selama ini program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) difokuskan untuk menjaga stabilitas harga beras medium melalui penyaluran cadangan beras pemerintah ke pasar.

Menurutnya, kondisi harga beras medium masih relatif aman dan stabil sehingga perhatian saat ini diarahkan pada beras premium yang mengalami kenaikan harga.

Ia mengungkapkan bahwa harga Beras Kita Premium yang diusulkan berada di kisaran Rp14.900 per kilogram.

Ahmad menegaskan bahwa usulan tersebut masih berupa saran dan belum memperoleh persetujuan resmi dari pemerintah.

Ia mengungkapkan, "Usulan ini masih dibahas bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan berbagai kementerian serta lembaga terkait."

Proses diskusi masih berlangsung untuk menentukan kelayakan serta mekanisme pelaksanaan program apabila nantinya disetujui.

Diharapkan Menjadi Instrumen Stabilisasi Harga

Jika memperoleh persetujuan pemerintah, Program Beras Kita Premium akan menggunakan stok beras pemerintah dengan pola pelaksanaan yang mengikuti mekanisme stabilisasi harga seperti program SPHP.

Tujuan utama program tersebut adalah menekan gejolak harga beras premium dan menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat di tengah meningkatnya permintaan terhadap beras premium.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, harga rata-rata nasional beras medium tercatat Rp13.766 per kilogram.

Pada periode yang sama, harga rata-rata nasional beras premium mencapai Rp15.455 per kilogram.

Selisih harga antara beras medium dan beras premium menjadi salah satu alasan munculnya usulan Program Beras Kita Premium.

Ahmad berharap program tersebut dapat segera direalisasikan apabila memperoleh persetujuan pemerintah.

Ia mengungkapkan bahwa keberadaan Program Beras Kita Premium diharapkan dapat membantu menurunkan harga beras premium sehingga masyarakat merasa lebih tenang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sidang Vonis 4 Terdakwa Penyiram Air Keras Andrie Yunus Digelar Rabu 10 Juni
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun
• 20 jam laluberitajatim.com
thumb
Emiten Grup Saratoga (TBIG) Tebar Dividen Rp 1,05 Triliun, Siapkan Capex Jumbo
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Perampok Bersenjata Samurai Lukai Ibu dan Anak di Depok, Pelaku Kabur
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Bupati Muara Enim Jadi Tersangka, Rekening ”Office Boy” Dipakai untuk Samarkan Uang Suap
• 15 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.