MOGADISHU, KOMPAS.TV - Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia, Omar Artan, mengaku diperiksa selama 11 jam oleh petugas bandara sebelum ditolak masuk Amerika Serikat (AS). Penolakan ini membuat Artan dipastikan absen dari Piala Dunia 2026.
Artan dilaporkan ditolak masuk petugas saat mendarat di Bandara Internasional Miami pada Sabtu (6/6/2026). Karena sebab itu, Artan gagal menjadi wasit asal Somalia pertama yang bertugas di putaran final Piala Dunia.
Selama diperiksa petugas bandara, Omar Artan mengaku ditanya-tanya tentang politik Somalia. Wasit berusia 34 tahun itu juga ditanya tentang kelompok Al-Shabab, milisi yang memberontak di negara tersebut.
Omar Artan mengaku telah menunjukkan berkas dan dokumentasi kariernya sebagai wasit kepada petugas. Ia mengaku telah membawa visa dan semua berkas yang diperlukan.
"Saya kira mereka punya masalah dengan negara saya," kata Omar Artan kepada New York Times via AP, Selasa (9/6).
Baca Juga: Piala Dunia 2026: Iran Tuduh AS Cabut Alokasi Tiket Suporter, Sebut Langgar Regulasi FIFA
Badan Perbatasan dan Bea Cukai AS (CBP) mengakui petugasnya melakukan "inspeksi tambahan" terhadap Omar Artan. CBP menyatakan inspeksi ini merupakan kegiatan rutin jika petugas perlu memverifikasi informasi atau menentukan apakah pengunjung boleh masuk AS.
CBP menjelaskan Omar Artan ditolak masuk karena terdapat keraguan terhadap pemeriksaan latar belakang wasit tersebut. Namun, lembaga pemerintah AS itu enggan menjelaskan secara detail keraguan yang dimaksud.
CBP menambahkan seluruh pengunjung terkait Piala Dunia 2026, termasuk pemain, pelatih, dan staf tim nasional, juga menjalani pemeriksaan sebelum diperbolehkan masuk.
Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia menyatakan pemerintah melalui Kedubes Somalia di AS masih berupaya agar Omar Artan tetap bisa bertugas di Piala Dunia 2026.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- piala dunia 2026
- wasit somalia
- wasit ditolak masuk as
- omar artan
- amerika serikat





