Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat untuk berhenti memperdebatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan langkah positif yang hanya membutuhkan perbaikan dalam pengelolaan.
"Saya kira MBG kita jangan bertengkar lagi mengenai itu, itu barang baik. Tinggal pengelolaannya saja yang tentu kita perbaiki," kata Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Rabu (10/6).
Ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan agar program ini terus dijalankan dengan evaluasi berkala.
DEN sendiri sudah melakukan survei di 800 titik untuk menilai dampak MBG terhadap perekonomian. Survei dengan margin of error 3 persen itu telah disampaikan kepada Presiden.
"Jadi, tadi presiden sudah memberikan arahan, bukan hanya arahan dan kami juga merespons dengan melakukan penelitian. Survei yang dilakukan tadi dengan sangat kredibel, 3% margin of error-nya, dan saya pikir tinggal tadi kita tata dengan baik," sebut Luhut.
Luhut menambahkan, penggunaan anggaran MBG saat ini sudah cukup efisien. Namun, efektivitasnya akan lebih terasa bila penyaluran manfaat benar-benar tepat sasaran.
Baca Juga: MAKI Laporkan Dugaan Oknum Pejabat Kuasai Ratusan Dapur MBG ke Kejagung
Karena itu, DEN akan terus melakukan monitoring dan evaluasi, lalu melaporkan hasilnya kepada Presiden.
"Sudah efisien, sekarang anggaran cukup efisien. Kalau targeted semua saya kira akan lebih efisien lagi ke depan, dan tadi kami juga minta presiden Dewan Ekonomi melakukan monitoring dan evaluasi dan melaporkan kepada presiden," tutup Luhut.





