Jakarta (ANTARA) - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) mengaku harus bersusah payah menaiki puluhan anak tangga imbas fasilitas lift di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang tidak berfungsi.
"Saya baru baca, lift tidak dapat digunakan karena sedang dalam perbaikan," kata Saefullah (66) saat ditemui di Jakarta, Rabu.
Saefullah mengatakan dia akan mengunjungi rumah saudaranya di kawasan Lenteng Agung setelah dua tahun tidak bertemu.
Namun setibanya di JPO, ia baru mengetahui lift yang biasa digunakan tidak dapat beroperasi.
Pria itu pun mengaku kelelahan karena harus menaiki puluhan anak tangga untuk menyeberang. Menurut dia, keberadaan lift sangat penting bagi lansia yang memiliki keterbatasan fisik.
"Seperti saya saja, saya harus naik 60 anak tangga di sini, belum di sana, total 120 anak tangga kan berarti. Ini saja saya sudah capek naiknya," ucap Saefullah.
Baca juga: Lift JPO Lenteng Agung rusak akibat aksi vandalisme, Bina Marga lakukan perbaikan
Keluhan serupa disampaikan Lia Yulianti (40) yang mengaku sering memanfaatkan lift JPO untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun sejak lift tersebut tidak berfungsi, ia harus mencari jalur lain karena kondisi kakinya yang mengalami pengapuran.
"Saya sebenarnya sering pakai lift. Tapi kalau lift mati, saya tidak berani naik tangga karena kaki saya sakit dan tidak kuat," ujar Lia.
Menurut Lia, tangga JPO yang cukup tinggi itu menjadi kendala bagi warga lanjut usia maupun mereka yang memiliki gangguan mobilitas.
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny mengatakan lift JPO Lenteng Agung tidak dapat beroperasi sementara akibat kerusakan sistem kelistrikan yang diduga disebabkan tindakan vandalisme.
"Ditemukan sejumlah jaringan kabel listrik lift dalam kondisi terpotong, sehingga fasilitas tersebut tidak dapat digunakan oleh masyarakat," ungkap Wenny.
Dia menjelaskan kerusakan tersebut diketahui pada Selasa (2/6), dan saat ini, pihaknya tengah melakukan perbaikan agar lift dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat.
Dinas Bina Marga DKI juga mengimbau masyarakat agar ikut menjaga fasilitas publik sehingga tetap berfungsi dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga, terutama kelompok rentan, seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Baca juga: Pemprov DKI apresiasi kinerja petugas perbaiki saluran Lenteng Agung
Baca juga: Pemkot rampungkan perbaikan saluran di Lenteng Agung dalam tiga hari
"Saya baru baca, lift tidak dapat digunakan karena sedang dalam perbaikan," kata Saefullah (66) saat ditemui di Jakarta, Rabu.
Saefullah mengatakan dia akan mengunjungi rumah saudaranya di kawasan Lenteng Agung setelah dua tahun tidak bertemu.
Namun setibanya di JPO, ia baru mengetahui lift yang biasa digunakan tidak dapat beroperasi.
Pria itu pun mengaku kelelahan karena harus menaiki puluhan anak tangga untuk menyeberang. Menurut dia, keberadaan lift sangat penting bagi lansia yang memiliki keterbatasan fisik.
"Seperti saya saja, saya harus naik 60 anak tangga di sini, belum di sana, total 120 anak tangga kan berarti. Ini saja saya sudah capek naiknya," ucap Saefullah.
Baca juga: Lift JPO Lenteng Agung rusak akibat aksi vandalisme, Bina Marga lakukan perbaikan
Keluhan serupa disampaikan Lia Yulianti (40) yang mengaku sering memanfaatkan lift JPO untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun sejak lift tersebut tidak berfungsi, ia harus mencari jalur lain karena kondisi kakinya yang mengalami pengapuran.
"Saya sebenarnya sering pakai lift. Tapi kalau lift mati, saya tidak berani naik tangga karena kaki saya sakit dan tidak kuat," ujar Lia.
Menurut Lia, tangga JPO yang cukup tinggi itu menjadi kendala bagi warga lanjut usia maupun mereka yang memiliki gangguan mobilitas.
Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny mengatakan lift JPO Lenteng Agung tidak dapat beroperasi sementara akibat kerusakan sistem kelistrikan yang diduga disebabkan tindakan vandalisme.
"Ditemukan sejumlah jaringan kabel listrik lift dalam kondisi terpotong, sehingga fasilitas tersebut tidak dapat digunakan oleh masyarakat," ungkap Wenny.
Dia menjelaskan kerusakan tersebut diketahui pada Selasa (2/6), dan saat ini, pihaknya tengah melakukan perbaikan agar lift dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat.
Dinas Bina Marga DKI juga mengimbau masyarakat agar ikut menjaga fasilitas publik sehingga tetap berfungsi dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga, terutama kelompok rentan, seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Baca juga: Pemprov DKI apresiasi kinerja petugas perbaiki saluran Lenteng Agung
Baca juga: Pemkot rampungkan perbaikan saluran di Lenteng Agung dalam tiga hari





