Kasus Sate Beracun di Boyolali Bukan Pertama Kalinya Terjadi, Pernah Ada Pula di Yogyakarta

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi jenazah atau kasus pembunuhan. (Sumber: Envato/ckstockphoto)

BOYOLALI, KOMPAS.TV - Kasus sate beracun di Boyolali bukan pertama kalinya terjadi. 

Kasus serupa juga pernah terjadi di Yogyakarta pada 2021 lalu. Namun, dalam kasus yang terjadi di Yogyakarta ini, sate beracun salah sasaran alias bukan target yang memakannya. 

Lantas bagaimana rincian dua kasus sate beracun yang terjadi di Yogyakarta dan Boyolali? 

Kompas.tv, Rabu (10/6/2026) merangkumkannya berikut ini. 

Kasus Sate Beracun di Yogyakarta

Kasus ini melibatkan seorang wanita bernama Nani Aprilia Nurjaman dan seorang pria bernama Tomy yang menjadi targetnya.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi, sebagaimana dilansir KompasTV, Nani bekerja sehari-hari di salon, sementara Tomy merupakan pelanggan salon tersebut. 

Di antara para pelanggan Nani, ada pelanggan berinisial R yang menyukai wanita itu. Namun, Nani tak menyukai R dan lebih memilih Tomy.

R itulah yang kemudian menyarankan kepada Nani untuk mencampurkan racun dalam sate yang akan dikirimkan ke Tomy. 

Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Burkan Rudy Satriya menjelaskan hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi terhadap kasus ini.

Dari hasil pemeriksaan, Nani mengaku nekat mengirimkan sate beracun karena sakit hati.

Sebab target atau sasaran utama, Tomy, menikah dengan orang lain.

Karena itu, menurut Burkan, pelaku kemudian merencanakan pembunuhan terhadap target.

Ia lantas memesan racun beberapa hari sebelum mengirimkan sate tersebut.

Pembelian racun dilakukan pelaku melalui online e-commerce atau e-Dagang. Racun yang ditaburkan ke bumbu sate yakni KCn atau kalium sianida.

Baca Juga: Fakta-Fakta Kasus Sate Maut yang Tewaskan Mertua di Boyolali

Namun, sate tersebut malah salah sasaran. Bukan target yang memakan sate yang dikirimkan Nani. 

Racun ini akhirnya menyebabkan anak pengemudi ojek online atau ojol, Naba Faiz Prasetya (10) warga Salakan, Bangunharjo, Sewon, Bantul, meninggal pada Minggu (25/4).

Kronologinya bermula ketika Bandiman yang berprofesi sebagai pengemudi ojek daring saat itu tengah beristirahat di sekitar Masjid daerah Gayam, Yogyakarta.

Tiba-tiba, ia didatangi oleh seorang wanita muda. Kepada Bandiman, wanita itu meminta tolong mengantarkan paket takjil untuk seseorang.

Dari pengakuan Bandiman, perempuan itu berciri-ciri masih muda, berkulit putih, dengan tinggi sekitar 160 cm dan mengenakan hijab serta baju berwarana krem.

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • sate beracun
  • pembunuhan
  • kasus sate beracun
  • boyolali
  • yogyakarta
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertamax Naik Nyaris Rp4.000 per Liter, Simak Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Alasan Ruben Onsu Bersuara di Medsos, Siapkan Jejak Digital Agar Anak Tahu Perjuangan Ayahnya
• 47 menit lalugrid.id
thumb
Shin Tae yong gabung Persija, Erick Thohir: Bagus dong
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tanda Seseorang Menguras Energimu
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ramalan Weton 11 Juni 2026, Kehidupan Anda Besok akan Mengalami Keberuntungan atau Kesialan?
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.