JAKARTA, DISWAY.ID -- Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax berdampak pada mengularnya antrean pengisian Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Rabu, 10 Juni 2026.
Pantauan Disway.id di SPBU Pertamina di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, antrean sepeda motor di pengisian BBM jenis Pertalite mengular hingga ke tepi jalan.
Sementara antrean pengisian BBM jenis Pertamax tampak lenggang hanya terlihat benerapa sepeda motor dan mobil.
BACA JUGA:Harga BBM Pertamax Naik, Pramono Ajak Warga Naik Transportasi Umum
Tingginya minat mengisi bensin Pertalite ini dipicu kenaikan harga BBM jenis Pertamax yang mencapai sekitar Rp4 ribuan.
Pengemudi ojek online (ojol) Ahmad (40) mengaku rela antre hampir 15 menit untuk mengisi BBM Pertalite.
"Antre tadi 15 menitan. Gak apa-apalah lama dikit, cari yang murah aja," kata Ahmad di SPBU Pertamina Cikini.
Ahmad menyebutkan, sebelum ada kenaikan harga, dirinya selalu mengisi bensin jenis Pertamax untuk bahan bakar motornya.
Pasalnya, dengan menggunakan BBM jenis Pertamax, performa mesin motornya terasa lebih halus dan efisien.
BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 10 Juni 2026, Cek Dokumen Persyaratannya!
Namun setelah membaca berita ada kenaikan harga Pertamax sekitar Rp4 ribu, terpaksa Ahmad harus beralih ke Pertalite yang jauh lebih murah demi menjaga pengeluaran.
Sebelumnya setiap harin Ahmad harus merogoh kocek Rp30 ribu untuk mengisi bahan bakar Pertamax untuk motornya.
Jika tetap mengisi Pertamax otomatis Ahmad harus merogoh kocek lebih dalam agar bensin tangki motornya terisi penuh untuk seharian menarik ojol.
"Dulu bedanya cuma dua ribuan Pertamax sama Pertalite, sekarang bedanya lebih 6 ribu. Bisa ngisi seliter setengah kalo pake pertalite. Kalo tetep pake Pertamax paling gak keluar Rp40 ribuan sekarang biar fulteng," ujarnya.
Sebagai pengemudi ojol Ahmad harus bersiasat agar tidak boros penggunaan bahan bakar.
- 1
- 2
- »





