BNPB gelar operasi modifikasi cuaca di langit Aceh Barat

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Meulaboh (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya, sebagai upaya melakukan pemadaman kebakaran lahan yang masih terjadi di daerah setempat.

“Operasi ini sebagai upaya mitigasi dan kesiapsiagaan dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini terjadi di Kabupaten Aceh Barat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah di Meulaboh, Rabu.

Ia menjelaskan, operasi penyemaian awan hujan ini mulai diintensifkan guna menjaga neraca air dan menekan titik panas (hotspot) di area-area rawan.

Teuku Ronal mengatakan operasi modifikasi cuaca ini merupakan dukungan langsung dari BNPB pusat untuk wilayah Provinsi Aceh, khususnya Aceh Barat dan Nagan Raya dalam mencegah meluasnya kebakaran lahan.

“Kami berharap dengan adanya intervensi teknologi ini, intensitas hujan dapat diatur untuk membasahi lahan-lahan gambut yang mulai mengering," kata Teuku Ronal.





Dalam pelaksanaan Sortie 1, operasi udara ini menggunakan pesawat Cessna Caravan EX 208 dengan nomor registrasi PK-JVH yang dioperasikan oleh PT Semuwa Aviasi Mandiri.

Penerbangan misi kemanusiaan ini dipimpin oleh Capt. Rangga bersama First Officer (FO) Arrafi. Operasi ini juga didampingi oleh tim ahli, di antaranya Flight Scientist Roland dan Tasya, serta petugas penabur bahan semai, Khalis dan Herman.

Penyemaian difokuskan pada area pemblokiran (blocking area) dengan koordinat radial 130°–150° pada jarak 60–120 mil laut (nm), serta bearing 140°/90 nm. Wilayah target penyemaian mencakup area udara di atas Kabupaten Aceh Barat hingga Kabupaten Nagan Raya.

Pada sorti pertama ini, tim menyemaikan sedikitnya 1.000 kilogram (1 ton) bahan semai berupa garam dapur (NaCl) pada ketinggian altitude 5.000 hingga 10.000 kaki (feet).

Melalui penaburan NaCl di atas awan-awan potensial (kumulus) ini, diharapkan proses kondensasi dapat dipercepat untuk merangsang terjadinya hujan di zona yang telah ditentukan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung penuh upaya mitigasi bencana yang sedang berjalan saat ini.

Operasi serupa direncanakan akan terus dipantau perkembangannya berdasarkan kondisi dinamika atmosfer di wilayah pantai barat selatan Aceh, demikian Teuku Ronal.

Baca juga: BNPB gelar OMC kurangi potensi hujan lebat di Jabodetabek

Baca juga: BNPB intensifkan OMC dan percepat pembangunan huntara di Sumatra

Baca juga: Satu unit helikopter "waterboombing" BNPB untuk Riau tiba di Pekanbaru

Baca juga: BMKG ungkap perbedaan karakteristik karhutla gambut dan nongambut




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu Iran Mendesak Pasukan Asing Tinggalkan Kawasan Sekitar Negaranya di Tengah Ketegangan dengan AS
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Memulihkan Ombudsman, menjaga pelayanan publik
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
555 PNS Angkatan Pertama IKN Dilantik
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Netflix Umumkan Sejumlah Fitur Baru untuk User Asia Pasifik
• 49 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Ngeri! Maling Motor Modus COD di Pasuruan Dihajar Massa hingga Kritis
• 1 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.