FOLK Raup Laba Rp14,82 Miliar di Kuartal I-2026, Aset dan Ekuitas Melonjak

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

FOLK membukukan laba bersih sebesar Rp14,82 miliar pada kuartal I-2026. Capaian tersebut menjadi kinerja laba pertama perseroan sejak melantai di BEI.

FOLK Raup Laba Rp14,82 Miliar di Kuartal I-2026, Aset dan Ekuitas Melonjak (Foto Ilustrasi)

IDXChannel – PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) membukukan laba bersih sebesar Rp14,82 miliar pada kuartal I-2026. Capaian tersebut menjadi kinerja laba pertama perseroan sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, FOLK berhasil berbalik dari rugi bersih Rp2,89 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan demikian, perseroan mencatat perbaikan kinerja sebesar Rp17,71 miliar secara tahunan (year-on-year/yoy).

Baca Juga:
FOLK Resmi Tuntaskan Private Placement, Raih Dana Rp57 Miliar

Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat 93,57 persen menjadi Rp147,50 miliar hingga akhir Maret 2026. Sementara itu, total ekuitas melonjak 108,42 persen menjadi Rp137,80 miliar.

Peningkatan ekuitas ditopang oleh keberhasilan pelaksanaan aksi korporasi private placement yang menghasilkan tambahan agio saham sebesar Rp53,99 miliar.

Baca Juga:
Dapat Restu Investor, FOLK Siap Akuisisi Traya Multi Investama

Di sisi lain, total liabilitas tercatat sebesar Rp9,71 miliar. Struktur permodalan perseroan juga terbilang konservatif dengan rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) sebesar 0,07 kali dan rasio lancar (current ratio) mencapai 8,65 kali. Perseroan menyebut tidak memiliki utang bank, dengan seluruh liabilitas yang dimiliki bersifat operasional.

Kinerja kuartal I-2026 turut ditopang langkah efisiensi yang telah dijalankan sejak 2024. Beban operasional tercatat menurun 22,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang berdampak positif terhadap peningkatan laba bersih.

Selain itu, FOLK juga tengah melakukan transformasi internal melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Perseroan mengintegrasikan AI Agent pada sejumlah fungsi inti, mulai dari riset investasi, pemantauan portofolio, kepatuhan regulasi, intelijen pasar modal, hingga otomatisasi pelaporan internal.

Langkah tersebut dinilai dapat mendukung operasional holding yang lebih efisien sekaligus memperkuat proses pengambilan keputusan berbasis data.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekolah SLB di Bantul Dibobol Maling, Laptop hingga Uang Digasak
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Nekat Curi Tiang Rambu Jalan, Lansia di Surabaya Jadi Tersangka | BERUT
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
UU Polri Perlu Disertai Reformasi Birokrasi
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Program Beasiswa Nak Badung Resmi Diluncurkan Pemkab Badung | SAPA PAGI
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Peralta adalah Jawaban atas Problem Persija yang Sudah Lama Menggantung?
• 9 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.