Curiga Napas Bayi Sesak? Ini Cara Mudah Mengeceknya di Rumah

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Moms, pernahkah Anda khawatir saat melihat si kecil bernapas lebih cepat dari biasanya? Apalagi jika anak sedang flu, batuk, atau memiliki riwayat gangguan pernapasan seperti asma.

Sebelum panik, ada cara yang bisa dilakukan di rumah untuk mengetahui apakah laju napas anak masih dalam batas normal atau perlu segera dibawa ke rumah sakit.

Dokter Spesialis Anak, dr. Nitish Adnani, Sp.A, menjelaskan salah satu langkah awal yang bisa dilakukan orang tua saat curiga anak mengalami sesak napas adalah menghitung laju napasnya terlebih dahulu.

Cara Menghitung Laju Napas Anak di Rumah

Untuk cara menghitung laju napas anak, dr. Nitish menyarankan orang tua meletakkan tangan di atas perut bayi atau anak saat ia dalam kondisi tenang. Setelah itu, hitung berapa kali perut naik dan turun selama satu menit.

"Yang paling gampang letakkan tangan di atas perut bayi, lalu lihat berapa kali dia tarik dan buang napas. Satu kali tarik dan buang napas dihitung sebagai satu kali napas," jelasnya pada kumparanMOM beberapa waktu lalu.

Laju napas normal berbeda-beda sesuai usia anak. Menurut dr. Nitish, berikut batas normal napas per usia, Moms.

"Kalau untuk anak bayi usia 0-3 bulan, laju napasnya normalnya 30-60 kali per menit. Untuk bayi usia 3-6 bulan, normalnya 30-45 kali per menit," ujar dr. Nitish.

Sementara itu, untuk bayi usia 6-12 bulan, laju napas normal berada di kisaran 25-40 kali per menit. Sedangkan pada anak usia 1-3 tahun, laju napas normalnya sekitar 20-30 kali per menit.

Kenali Tanda Bahaya Pernapasan pada Anak

Selain menghitung laju napas, Anda juga perlu mengenali beberapa tanda bahaya yang menunjukkan anak mungkin mengalami gangguan pernapasan.

Tanda-tanda sebagai berikut:

Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut, terutama bila disertai anak tampak lemas atau kesulitan bernapas, jangan menunda untuk membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Kalau ada tanda gawat darurat napas, jangan lupa untuk segera dibawa ke fasilitas kesehatan," tegas dr. Nitish.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Hadapan Pasis Sesko TNI, Gubernur Bobby Tekankan Pentingnya Mitigasi Ancaman Megathrust
• 23 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Lagu “Mas Bahlil Ganteng” dan Pergeseran Substansi Kritik di Media Sosial
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Munafri Genjot TPS3R Rappocini, Kurangi Beban TPA Antang
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Sulsel Jadi Provinsi Pertama Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Indonesia
• 5 jam laludetik.com
thumb
Sambut Hari Bhayangkara, Polda Sumsel Bedah Rumah Warga di Banyuasin
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.