JAKARTA, KOMPAS.TV- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengatakan, Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan refocusing untuk penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG).
Demikian Dudung Abdurachman mengatakan usai menggelar pertemuan dengan Kepala BGN Nanik S Deyang dan dua wakilnya di Kantor Staf Presiden, Rabu (10/6/2026).
“Tentang refocusing untuk penerima manfaat, jadi disampaikan oleh Kepala BGN bahwa nanti yang (menerima MBG) betul-betul yang membutuhkan,” kata Dudung.
“Sehingga nanti akan dicek kembali. Seperti di Jakarta, saya pernah cek, ada beberapa yang memang tidak dimakan, (terjadi di) sekolah menengah ya. Sehingga ini nanti akan dicek kembali, sehingga betul-betul efektif.”
Baca Juga: Prabowo Saat Dengar Ada Ibu Hamil Meninggal Dalam Perjalanan karena RS Jauh: Saya Prihatin
Selain refocusing tersebut, Dudung menuturkan bahwa BGN juga akan melakukan penataan dapur-dapur yang sudah operasional.
Ke depan, sambung Dudung, BGN akan lebih memfokuskan kualitas menu MBG ketimbang kuantitas.
“Dampaknya nanti akan dilihat, terutama yang berkualitas, tidak mengejar kuantitas. Tapi betul-betul dapur itu apakah efektif, apakah sesuai dengan aturan yang nantinya tidak menimbulkan misalnya keracunan dan sebagainya,” ucap Dudung.
“Dan akan disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat. Jadi selama ini ada juga misalnya satu dapur itu awalnya 3.000 penerima manfaat kemudian Rp2.000 per orang, Rp2.000 akan kali 3.000 berarti Rp6 juta per dapur untuk insentif bagi yang investor. Rupanya tidak semuanya 3.000 ada yang 1.500, nah ini akan dicek kembali, disesuaikan.”
Baca Juga: Prabowo Resmikan RSUD Kiai Haji Muhammad Thohir, Minta Dikelola Secara Profesional
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- dudung abdurachman
- dudung bertemu bgn
- badan gizi nasional
- bgn
- dudung lakukan penataan dapur
- bgn fokus kualitas mbg




