jpnn.com, PEKANBARU - Kabar mengejutkan menerpa Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI.
Badan Narkotika Nasional (BNN) dikabarkan mengamankan puluhan orang yang diduga merupakan rombongan salah satu calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI seusai melakukan perjalanan dari Bangkok, Thailand.
BACA JUGA: Soroti Polemik Pemilihan Ketum HIPMI, Rhenald Kasali Minta Senior Tak Ikut Campur
Informasi yang beredar pada Selasa (9/6/2026) menyebutkan lebih dari 20 orang diamankan setibanya di Indonesia untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.
Dari jumlah tersebut, sekitar 10 orang dikabarkan masih menjalani pemeriksaan, sementara sebagian lainnya telah dipulangkan.
BACA JUGA: Empat BPD Baru Papua Tolak Pembedaan Hak Voters HIPMI
Sejumlah sumber menyebutkan rombongan tersebut merupakan bagian dari tim salah satu kandidat Ketua Umum BPP HIPMI yang tengah melakukan konsolidasi menjelang Munas.
Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai identitas calon ketua umum yang dimaksud.
BACA JUGA: KPK Usut Aliran Rp3,5 M ke Ketum HIPMI Akbar Himawan Buchari
Dalam informasi yang beredar, nama Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Migo Mufartha, turut disebut berada dalam rombongan yang melakukan perjalanan ke Bangkok.
Salah seorang pengurus BPD HIPMI Riau membenarkan adanya keberangkatan Ketua Umum HIPMI Riau ke Thailand.
“Informasinya mereka pulang dari Bangkok, kemudian diperiksa oleh BNN. Kegiatan itu berkaitan dengan agenda Munas HIPMI,” ujar seorang pengurus BPD HIPMI Riau yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Septri Wendi, mengaku tidak mengetahui secara rinci aktivitas yang dijalani Ketua Umum selama agenda tersebut.
“Kami berbeda pilihan dalam Munas HIPMI. Jadi, saya tidak mengetahui kegiatan ketua. Terkait informasi yang beredar saya juga belum mendapatkan informasi yang jelas,” kata Septri Wendi saat dikonfirmasi JPNN.com Rabu (10/6).
Sementara Ketua Umum BPD HIPMI Riau, Migo Mufartha saat dikonfirmasi menggunakan sambungan seluler maupun WhatsApp sudah tidak aktif lagi.
Diketahui, saat ini terdapat empat kandidat yang maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI, yakni Reynaldo Bryan, Ade Jona Prasetyo, Afi Kalla, dan Anthony Leong.
Meski isu penangkapan dan pemeriksaan tersebut telah ramai diperbincangkan, hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari BNN maupun pengurus pusat HIPMI terkait status hukum pihak-pihak yang disebut dalam kabar tersebut.
Oleh karena itu, seluruh informasi yang beredar masih menunggu konfirmasi dan klarifikasi dari pihak berwenang. (mcr36/jpnn)
Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Rizki Ganda Marito




