JOHANNESBURG, KOMPAS.TV - Sekelompok penyerang menewaskan 12 orang dan melukai setidaknya sembilan orang dalam penembakan massal di pinggiran Kota Johannesburg, Afrika Selatan, Selasa (9/6/2026) malam.
Pada Rabu (10/6/2026), polisi mengatakan lebih dari 10 tersangka pelaku diangkut dengan minibus ke permukiman kumuh di Cleveland, pinggiran Johannesburg pada Selasa malam. Setelah sampai di lokasi, mereka melepaskan tembakan ke arah orang-orang.
Para korban tewas adalah sembilan pria dan tiga wanita. Sebelas orang meninggal di tempat kejadian dan satu korban lainnya meninggal di rumah sakit.
Beberapa penembakan massal telah terjadi di Afrika Selatan baru-baru ini, termasuk dua penembakan pada Desember tahun lalu yang menewaskan lebih dari 20 orang. Salah satu serangan tersebut juga melibatkan lebih dari satu penembak.
Baca Juga: 12 Orang Jadi Korban Penembakan di Festival Ohio AS, Pelaku Dalam Pencarian
Penembakan tersebut terkadang dikaitkan dengan geng penambangan ilegal yang beroperasi di dalam dan sekitar Johannesburg, terutama di pinggiran kota Cleveland.
Menurut pernyataan polisi, para penyerang bergerak melalui daerah tersebut, melepaskan tembakan ke arah penduduk dan anggota masyarakat di beberapa lokasi sebelum melarikan diri dari tempat kejadian dengan kendaraan yang sama.
Polisi sedang mencari para penyerang tetapi belum ada penangkapan yang dilakukan.
“Motif penembakan tersebut masih belum jelas,” kata polisi, dikutip dari The Associated Press.
Permukiman kumuh di Afrika Selatan adalah daerah permukiman yang tidak terencana yang biasanya terdiri dari gubuk atau bangunan serupa.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : The Associated Press
- penembakan massal
- kelompok bersenjata
- penembakan afrika
- Afrika Selatan
- penembakan
- Johannesburg



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7591053/original/027682300_1780373467-Media_2.jpg)

