Piala Dunia 2026: Misi para Pelatih Asing Putus Kutukan 96 Tahun

kompas.tv
8 jam lalu
Cover Berita
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, dalam drawing Piala Dunia 2026 di Kennedy Center, Washington DC, Sabtu (6/12/2025) dini hari WIB. (Sumber: Dan Mullan/Pool Photo via AP)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sepanjang 22 edisi Piala Dunia bergulir, sejarah telah menyajikan berbagai rentetan momen bersejarah.

Mulai dari fenomena pemain yang tampil di tiga final beruntun, orang yang menjadi juara sebagai pemain sekaligus pelatih, duel sengit antarsaudara kandung, hingga sosok yang tampil di laga puncak untuk membela dua negara berbeda (Luis Monti - Italia/Argentina).

Namun, di balik drama yang disuguhkan turnamen sepak bola terakbar sejagat ini, ada satu rekor abadi yang belum terpecahkan: belum ada satu pun pelatih asing yang sukses mengangkat trofi Piala Dunia.

Fakta tersebut bukan berarti juru taktik ekspatriat minim prestasi atau tak mampu melangkah jauh. Guus Hiddink dikenang kala mengantar Korea Selatan menembus babak semifinal pada edisi 2002.

Pencapaian serupa juga ditorehkan pelatih asal Brasil, Luiz Felipe Scolari, bersama Portugal pada 2006, serta nakhoda asal Spanyol, Roberto Martinez, ketika membesut Belgia pada 2018.

Baca Juga: Dari Ancelotti hingga Bielsa, Ini Daftar Pelatih Timnas di Piala Dunia 2026

Jauh sebelum itu, pelatih berpaspor Inggris, George Raynor, sempat membawa Swedia ke partai puncak di hadapan publik sendiri pada 1958, meski akhirnya takluk kepada skuad Brasil yang dimotori Pele.

Dua dekade berselang, pelatih asal Austria, Ernst Happel, berhasil meloloskan Belanda ke final pada 1978, sebelum akhirnya dipaksa menyerah oleh tuan rumah Argentina.

Potensi Rekor Pecah

Menariknya, edisi 2026 digadang-gadang berpotensi besar mendobrak kutukan berusia 96 tahun tersebut.

Pasalnya, 26 dari total 48 negara peserta pada putaran final mendatang akan diarsiteki pelatih asing. Angka ini mewakili lebih dari 54 persen kontestan, sekaligus menandai lonjakan tren yang signifikan sebesar 26 persen dibandingkan edisi empat tahun silam.

Dari 26 nakhoda tersebut, sepuluh orang menangani tim-tim elite yang menghuni ranking 25 besar FIFA.

Dua negara tuan rumah, yakni Kanada (peringkat ke-30) dan Amerika Serikat (AS), juga memercayakan nasib mereka kepada pelatih asing.

Baca Juga: Pengakuan Wasit Piala Dunia 2026 yang Ditolak Masuk AS: Diperiksa 11 Jam, Dicecar tentang Politik

Jesse Marsch, pelatih asal AS, mengambil alih komando Kanada pada 2024 demi memburu sejarah kemenangan perdana di putaran final. Pada tahun yang sama, Mauricio Pochettino asal Argentina, resmi merapat ke Timnas AS.

Di zona lainnya, Ekuador yang bertengger di peringkat ke-24 dunia, dipimpin kompatriot Pochettino, Sebastian Beccacece. Mereka datang membawa modal impresif usai finis sebagai runner-up pada kualifikasi zona CONMEBOL (Amerika Selatan).

Sementara itu, Austria (peringkat ke-23) bakal dikomandoi Ralf Rangnick dari Jerman, dalam comeback perdana mereka di putaran final sejak 1998.

Penulis : Gilang Romadhan Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • pelatih asing piala dunia
  • Piala Dunia 2026
  • Carlo Ancelotti
  • Thomas Tuchel
  • rekor piala dunia
  • Piala Dunia
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
12 Hektare Sawah Padi di Ciamis Dilanda Kekeringan
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dilantik jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo, Said Iqbal Klaim Tetap Kritis dan Bela Buruh
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
John Herdman Puji Aksi Elkan Baggott ketika Kawal Lini Belakang Timnas Indonesia: Dia Seperti Pejuang
• 17 jam lalubola.com
thumb
Lokasi Samsat Keliling Jadetabek 10 Juni 2026, Simak Titik dan Jamnya
• 18 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.