Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menggunakan mobil dinas Maung RI-1 buatan PT Pindad. Ia mengaku tetap memilih memakai kendaraan produksi dalam negeri meski menghadapi sejumlah kendala teknis, mulai dari kebocoran hingga bunyi berisik saat melintasi medan pegunungan.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pembukaan Munas Hipmi XVIII di Novotel Bandar Lampung pada Rabu (10/6). Prabowo mengatakan, sebagai Presiden, dirinya harus memberikan contoh dengan menggunakan kendaraan buatan Indonesia.
“Saya harus pakai mobil buatan anak Indonesia. Ini mobil baru satu-dua tahun kita bangun. Namanya sesuatu yang baru, mungkin tidak sebagus kalau saya pakai BMW atau Mercedes,” kata Prabowo.
Prabowo kemudian menceritakan pengalamannya saat tertidur di dalam mobil ketika hujan deras turun. Ia terbangun setelah mendengar suara tetesan air dari bagian atap kendaraan dan mendapati mobil tersebut mengalami kebocoran.
Setelah kejadian itu, Prabowo langsung meminta PT Pindad melakukan perbaikan agar kebocoran pada kendaraan dapat dikurangi.
Tak hanya itu, Prabowo juga mengungkapkan pengalaman lain saat menggunakan Maung untuk melintasi daerah pegunungan. Ia mengatakan mobil tersebut mengeluarkan suara berisik dan terasa berguncang ketika melewati medan jalan tertentu.
Melihat kondisi Maung saat dipergunakan, Prabowo lalu mengabari PT Pindad agar memperbaiki produksinya.
“Aku bilang. 'Pindad, tolonglah bocornya dikurangi’. Habis itu, pakai mobil itu saat naik gunung, (berbunyi) gredek-gredek. Tapi tidak apa-apa, demi nasionalisme saya tetap pakai mobil itu,” ujarnya.




