Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kesal dengan Iran yang dianggap terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan damai. Trump mengatakan ada harga yang harus dibayar Iran usai bertele-tele dalam negosiasi.
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam unggahannya di platform Truth Social miliknya. Trump mengatakan militer Iran saat ini telah dikalahkan.
"Si Pengganggu Timur Tengah telah MATI!!! Mereka terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang akan sangat menguntungkan mereka, sekarang mereka harus membayar harganya!!!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya, dilansir AFP, Rabu (10/6/2026).
Sikap terbaru dari Trump ini berbeda dengan optimismenya yang muncul pada Selasa (9/6). Di hari itu, Trump mengatakan negosiasi untuk mengakhiri perang dengan Iran sudah masuk tahap akhir. Trump bahkan yakin negosiasi dapat diselesaikan dalam dua sampai tiga hari ke depan.
Pada Selasa malam, pasukan AS mengatakan mereka melakukan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas jatuhnya helikopter Amerika pada hari Senin (8/6), dengan ledakan yang dilaporkan oleh media Iran di sepanjang pantai selatannya.
Komando Pusat AS kemudian mengatakan bahwa Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS memiliki stasiun komando dan kendali, pertahanan, dan pengawasan. Iran mengatakan telah menyerang pangkalan Amerika di Yordania dan Bahrain pada hari Rabu.
(ygs/fca)





